Kanuragan dan Tenaga Dalam


Olah Raga dan Olah Fisik Kanuragan.
Olah raga, olah fisik dan olah gerak adalah tingkatan yang paling dasar. Yang bersifat kesaktian, tujuan latihannya adalah untuk kekuatan, kelincahan dan kecepatan gerak, ketrampilan (teknik beladiri) dan prestasi,kesehatan dan kebugaran. Biasanya juga ada teknik pernafasan dalam masing-masing gerakan, tetapi teknik pernafasan itu hanyalah bagian dari olah raga atau olah fisik tersebut. Misalnya dalam gerakan-gerakan karate atau jurus-jurus pencak silat, biasanya juga ada teknik pernafasan yang diajarkan dalam melakukan gerak / jurus tersebut, teknik pernafasan itu adalah bagian dari gerakan / jurus tersebut, bukan khusus untuk melatih olah nafas. Jenis kekuatan yang dihasilkan dalam olah raga dan olah fisik kanuragan adalah kekuatan fisik / kanuraganatau ada juga yang menyebutnya tenaga dasar, yaitu kekuatan fisik kanuragan yang dilambari dengan olah nafas tertentu dan kekuatannya menyatu dengan fisik.
Cakra energi tubuh yang bekerja biasanya adalah dominan cakra-cakra yang berada di dada saja. 
Ilmu Kanuragan adalah satu kesatuan ilmu olah fisik dan gerak, termasuk yang dilambari dengan ilmu gaib dan ilmu khodam, olah nafas dan olah batin untuk kanuragan.


 2.  Olah Nafas dan Tenaga Dalam.
Secara umum pengertian tenaga dalam adalah suatu bentuk energi yang dihasilkan oleh tubuh manusia, bersumber dari cakra-cakra energi tubuh manusia, ada juga yang menyebutnya sebagai daya gaib. Secara umum energi tenaga dalam ini dibangkitkan dan diolah dengan cara olah nafas tenaga dalam, walaupun ada juga pengolahan cakra-cakra energi dengan cara lain selain olah nafas.
Jenis energi tenaga dalam yang dihasilkan dalam olah nafas tenaga dalam dibagi menjadi 2 jenis:

  1. Tenaga Dalam Kanuragan 
Bila olah nafas ini merupakan satu kesatuan dengan olah kanuragan, maka jenis kekuatan yang dihasilkan adalahapa yang disebut sebagai tenaga dalam atau tenaga dalam kanuragan, biasanya ditujukan untuk membangun kekuatan tubuh, kecepatan gerak, kekuatan menahan pukulan, kekuatan pukulan untuk mematahkan kayu, besi, batu, dsb. Pukulan yang dilambari dengan tenaga dalam kekuatannya bisa mencapai ratusan kali lipat bila dibandingkan dengan hanya menggunakan kekuatan fisik semata. Jenis tenaga dalam untuk kekuatan ini seringkali disebut sebagai tenaga keras atau tenaga dasar.
Cakra energi yang bekerja adalah cakra-cakra tubuh yang berada di pusar sampai ke dada, tetapi penekanan utamanya biasanya adalah pada cakra di dada. Pelatihannya harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap, jangan dilakukan dengan memforsir tenaga, karena dapat menimbulkan efek samping berupa pembengkakan jantung atau radang hati / liver, terutama pada orang-orang yang baru ikut pelatihannya.
Kebanyakan dalam prakteknya tenaga dalam ini digunakan untuk kekuatan / ketahanan tubuh dan kekuatan untuk menghancurkan, seperti untuk menghancurkan / mematahkan benda keras seperti besi, kayu dan batu, bukan hanya untuk menyerang manusia lain. 
Olah nafas untuk tenaga dalam biasanya ditujukan untuk membangun kekuatan kanuragan, bukan untuk secara khusus membuka dan mengolah cakra-cakra energi tubuh. Energi / kekuatan tenaga dalam biasanya hanya mengalir di dalam tubuh orang yang bersangkutan, tidak memancar keluar tubuh. Tetapi energi ini bisa juga dialirkan keluar tubuh dengan cara merambatkan energinya kepada objek tertentu (harus ada persentuhan langsung antara fisik seseorang dengan objek sasaran atau melalui suatu benda perantara).
Pada tingkatan yang tinggi, pada tingkatan penguasaan tenaga dalam yang tinggi, tenaga dalam ini dapat juga digunakan untuk menyerang dengan cara energinya dirambatkan, dengan cara menepuk atau menyentuhkan tangan atau bagian tubuh lain kepada lawannya, tidak dipukulkan, dan dapat dibentuk menjadi energi untuk melumpuhkan, merusak organ tubuh bagian dalam, meremukkan tulang dan daging, membuat kaku tak dapat bergerak, dsb, hanya dengan bersentuhan saja atau bersentuhan dengan benda perantara.

  2. Tenaga Dalam Murni
Bila olah nafas yang dilakukan adalah olah pernafasan murni, yang olah nafasnya dilakukan secara khusus dan tidak menjadi bagian dari olah gerak kanuragan, maka kekuatan energi yang dihasilkan adalah apa yang disebut sebagai  tenaga dalam murni.  Dalam olah nafas ini juga ada gerakan, tetapi gerakan ini khusus merupakan olah nafas, bukan bagian dari olah fisik / kanuragan. Cakra energi yang digerakkan terutama adalah cakra-cakra yang berada di bawah pusar (pernafasan perut bawah). Walaupun teknik gerakannya juga melingkupi cakra di bawah pusar sampai ke kepala, tetapi hasil pengembangan energi cakra di leher dan di kepala hanya sedikit saja bila dibangun dengan olah nafas. 
Olah nafas untuk tenaga dalam murni biasanya ditujukan bukan untuk secara langsung membangun kekuatan kanuragan, tetapi biasanya secara khusus ditujukan untuk membuka dan mengolah cakra-cakra energi tubuh, atau untuk kemudian dikonversi untuk menambah kekuatan tenaga dalam kanuragan. Jenis tenaga dalam ini seringkali disebut sebagai tenaga lembut.  
Energi / kekuatan tenaga dalam murni tidak hanya mengalir di dalam tubuh orang yang bersangkutan, tetapi juga memancar keluar tubuh. Energi ini bisa memancar / dialirkan keluar tubuh kepada objek tertentu pada jarak tertentu dari tubuh, sehingga tidak harus ada persentuhan langsung antara fisik seseorang dengan objek sasaran dan tidak memerlukan suatu benda perantara. Karena sifatnya yang bisa memancar keluar tubuh, maka kekuatan energinya bisa digunakan untuk pukulan jarak jauh, pengisian dan transfer energi, pagaran energi atau untuk pengobatan jarak jauh.
Berbeda dengan energi tenaga dalam kanuragan yang menyatu dengan tubuh manusia dan hanya dapat disalurkan keluar tubuh dengan cara dirambatkan, energi tenaga dalam murni dapat memancar keluar tubuh, bahkan bisa digunakan untuk mengobati orang secara jarak jauh dengan mengirimkan energi penyembuhan atau bahkan untuk memukul / mementalkan orang lain dari jarak jauh. 
Selain yang digunakan untuk kesaktian kanuragan, atau yang dikonversi / disatukan dengan tenaga dalam, tenaga dalam murni ini biasanya digunakan untuk vitalitas, kesehatan diri dan pengobatan. Bisa juga untuk membangun pagaran energi untuk melindungi diri dari serangan mahluk halus dan orang jahat. Energi ini juga dapat digunakan untuk keperluan gaib, misalnya untuk mengusir, memukul atau menangkap mahluk halus tertentu yang mengganggu. Namun penggunaannya yang terkait dengan mahluk halus, untuk pagaran gaib atau untuk menangkap / menyerang mahluk halus, yang terpengaruh oleh jenis energi ini biasanya terbatas hanya pada jenis mahluk halus kelas bawah saja, biasanya mahluk halus kelas atas tidak terpengaruh oleh energi ini. 
Tenaga dalam murni dihasilkan oleh cakra-cakra tubuh di bawah pusar, yaitu cakra-cakra di antara pusar dan tulang ekor. Cakra-cakra tersebut adalah cakra-cakra energi dasar manusia dan cadangan energi yang tersedia untuk diolah besar sekali sampai sering disebut lautan energi dan jauh lebih besar volumenya dibandingkan yang bisa dihasilkan dalam olah tenaga dalam kanuragan.


 Karakteristik Energi Tenaga Dalam
Pada jaman dulu, pengolahan tenaga dalam murni dilakukan setelah seseorang matang / mahir dengan permainan jurus dan olah kanuragan. Pengolahan tenaga dalam murni dengan cara olah nafas dan meditasidilakukan sebagai tahapan selanjutnya untuk meningkatkan kekuatan dan kesaktian kanuragan atau untuk menambah kekuatan tenaga dalam (tenaga dalam murni yang dihasilkan dikombinasikan / digabungkan dengan tenaga dalam kanuragan yang sudah dimiliki, sehingga kekuatan kesaktian kanuragannya menjadi bertambah tinggi).
Dalam olah nafas untuk kanuragan sebenarnya juga dihasilkan tenaga dalam murni. Namun biasanya tenaga dalam murni yang dihasilkan sudah habis dikonversi menjadi tenaga dalam untuk kanuragan. Bila seseorang dapat memadukan kekuatan tenaga dalam kanuragan dengan tenaga dalam murni, maka kekuatan yang dihasilkannya akan luar biasa, tetapi itu berarti orang tersebut harus melatih ke 2 jenis olah pernafasan ini.
Olah tenaga dalam kanuragan bisa dipelajari misalnya melalui perguruan silat Merpati Putih.
Olah tenaga dalam murni bisa dipelajari misalnya melalui perguruan pernafasan Panca Daya dan Satria Nusantara.
Ada beberapa perguruan tenaga dalam yang mengolah kedua jenis pernafasan ini. Dalam latihannya mereka mengolah pernafasan murni, tetapi dalam penerapannya juga dilakukan seperti penggunaan tenaga dalam kanuragan, seperti untuk ketahanan tubuh, kekuatan pukulan mematahkan kayu, besi, dsb. 
Ada juga perguruan tenaga dalam yang mengolah kedua jenis pernafasan ini yang dikombinasikan dengan ilmu gaib untuk kesaktian. Biasanya hasilnya lebih kuat dibandingkan pelatihan yang tidak menggunakan amalan gaib, tetapi seringkali kekuatan asli tenaga dalam orang yang bersangkutan tidak seberapa, yang lebih kuat adalah sugesti amalan gaibnya.

Masing-masing jenis tenaga dalam, yaitu tenaga dalam kanuragan dan tenaga dalam murni, mempunyai sifat sendiri-sendiri dan jenis penggunaannya juga sendiri-sendiri. 
Penggunaan tenaga dalam kanuragan biasanya untuk kekuatan, kekerasan dan kesaktian kanuragan, sehingga seringkali disebut tenaga keras. Misalnya, dengan memusatkan kekuatan di tangan, tenaga dalam kanuragan  digunakan untuk memecahkan batu, mematahkan kayu atau besi. Tetapi tenaga dalam kanuragan juga dapat digunakan untuk melatih meringankan tubuh atau untuk kecepatan gerak. Pada tingkatan yang tinggi seseorang juga dapat membunuh atau melumpuhkan orang lain hanya dengan menyentuhnya (merambatkan energinya untuk membunuh atau melumpuhkan). 
Pengolahan tenaga dalam murni biasanya ditujukan untuk mengoptimalkan potensi energi yang dihasilkan oleh tubuh, yaitu dengan membuka cakra-cakra energi di seluruh tubuh dan mengolah energi yang dihasilkan olehmasing-masing cakra tersebut. Jenis tenaga dalam ini seringkali disebut sebagai tenaga lembut, karena sifatnya yang bisa dibentuk menjadi berbagai macam tujuan penggunaan energi sesuai tingkat penguasaan penggunanya.
Seseorang yang mahir dalam penguasaan tenaga dalam murni akan memiliki kelebihan dalam pemanfaatannya dibandingkan dengan pemanfaatan tenaga dalam kanuragan. Selain bisa juga dikonsentrasikan untuk menjaditenaga keras, yaitu untuk melakukan perbuatan-perbuatan seperti dalam penggunaan tenaga dalam kanuragan, bisa juga dikonsentrasikan untuk dijadikan pukulan lembut (pukulan yang menyerang bagian dalam tubuh lawan). Sifat-sifat dasar tenaga dalam murni yang memancar keluar tubuh juga dapat digunakan untuk membuat pagaran energi, sehingga tidak dapat diserang oleh orang lain dengan tenaga dalam kanuragan, dan dapat juga digunakan untuk melakukan pukulan jarak jauh. 
Seseorang yang mahir dalam penguasaan tenaga dalam murni juga dapat mengkonsentrasikan energinya untuk diubah menjadi tenaga dingin atau panas. 
Tenaga dingin dapat digunakan untuk pukulan dingin yang membekukan jantung, peredaran darah dan sistem saraf, atau membekukan tenaga dalam lawan, atau dijadikan pagaran energi yang dapat membekukan peredaran darah dan tenaga dalam lawan yang menyentuhnya.
Tenaga panas dapat dijadikan pukulan panas atau pagaran energi yang dirasakan panas oleh orang lain (braja geni). Dengan pukulan panas, objek yang dipukul dapat pecah berantakan dan gosong. Biasanya dilatih dengan memukul pohon pisang. Pohon pisang yang dipukul, keesokan harinya akan mati layu dan tampak ada bagian yang gosong terkena pukulan. Tetapi jenis pukulan ini akan terbatas manfaatnya bila lawannya memiliki kekebalan (ilmu kebal atau jimat kebal) atau perisai pagaran energi yang kuat. 
Pada tingkatan yang lebih tinggi, pukulan panas dapat dikonsentrasikan menjadi ilmu pukulan braja musti. ilmu pukulan braja musti adalah juga jenis pukulan panas, tetapi ditujukan untuk menyerang bagian dalam tubuh lawan. Sebuah objek yang dipukul dengan ilmu pukulan ini mungkin tetap utuh bagian luarnya, tetapi hancur dan gosong terbakar bagian dalamnya. Tergantung pada tingkatan penggunanya, dengan ilmu ini pagaran atau kekebalan lawan akan dapat ditembus dan objek sasaran yang dipukul dapat kelihatan utuh bagian luarnya, tetapi hancur dan gosong bagian dalamnya. Ilmu pukulan ini dilatih dengan memukul buah kelapa utuh. Tanda-tanda keberhasilannya adalah setelah dipukul dengan pukulan braja musti ini, buah kelapanya bisa pecah atau bisa juga tetap utuh, bagian luarnya tidak gosong tetapi bagian dalamnya yang gosong. Itulah bedanya ilmu braja musti dengan braja geni.
Pada tingkat kemahiran yang tinggi kekuatan tenaga dalam murni juga bisa digunakan untuk menghapuskan keilmuan lawan, keilmuan tenaga dalam dan ilmu gaib lawan, dengan mengirimkan energi yang besar untuk menghapuskan keilmuan lawan. 
Kekuatan tenaga dalam murni juga bisa untuk menghisap habis tenaga dalam lawan, sehingga akan menambah besar energinya sendiri. Sifat lembut tenaga dalam murni akan bisa mengkonversi tenaga dalam yang dihisap dari lawannya, walaupun keras-lembutnya tenaga dalamnya tidak sama dengan tenaga dalam lawan.
Tenaga dalam kanuragan juga bisa untuk menghisap tenaga dalam lawan, tetapi resikonya tinggi. Sifat keras tenaga dalam kanuragan sulit untuk bisa mengkonversi tenaga dalam yang dihisap dari lawannya, dan keras-lembutnya tenaga dalamnya belum tentu sama dengan tenaga dalam lawan, yang bisa beresiko energi yang dihisap dari tenaga dalam lawannya akan berbenturan dengan tenaga dalamnya sendiri.
Semua penggunaan tenaga dalam kanuragan dan tenaga dalam murni akan menjadi berlipat-lipat kekuatannya bila dilambari dengan ajian-ajian kesaktian atau amalan ilmu gaib dan ilmu khodam untuk kesaktian.


  3. Hawa Murni
Khusus untuk cakra energi tubuh yang berada di ujung tulang belakang (tulang ekor), secara alami energi yang dihasilkannya adalah apa yang disebut hawa murni.  Hawa murni adalah pemicu munculnya tenaga dalam murni dan tenaga dalam kanuragan. Hawa murni terkait erat dengan aktivitas sukma manusia, menjadi penunjang energi kehidupan tubuh manusia. 
Seringkali orang tidak dapat membedakan istilah tenaga dalam murni dengan hawa murni, sehingga seringkali disebut sama, padahal berbeda. Cakra energi sumber tenaganya pun berbeda. Tenaga dalam murni dihasilkan oleh cakra-cakra tubuh di antara pusar dan tulang ekor. Itulah yang dihasilkan dalam olah nafas tenaga dalam yang penekanannya pada pernafasan perut bagian bawah. Sedangkan hawa murni dihasilkan oleh tulang belakang (sumsum tulang belakang) dan mengalir keluar melalui ujung tulang belakang (tulang ekor) atau melalui saluran di pangkal tengkorak (tulang leher bagian atas) menuju ke otak. Biasanya hawa murni dikembangkan dengan cara meditasi, seperti dalam meditasi pembangkitan energi kundalini.
Secara alami energi hawa murni ini mengalir keluar ketika seseorang menguap (seperti menguap mengantuk). Energi hawa murni keluar dari tulang punggung mengalir ke atas, melewati tulang leher dan pangkal tengkorak menuju ke otak. Kemudian energi ini merangsang saraf-saraf / cakra-cakra di leher dan kepala, otot-otot dan urat saraf mengejang dan manusia menguap. Jika hawa murni mengalir keluar melalui ujung tulang ekor dan merangsang cakra-cakra di sekitar bawah perut, maka yang mengejang adalah otot-otot di bagian kaki dan perut.Atau bila yang mengejang adalah otot-otot di perut, tangan dan dada, maka hawa murni itu mengalir keluar dan merangsang cakra-cakra di sekitar dada.
Bila seseorang kehabisan tenaga dalam murni atau tenaga dalam kanuragan, maka hawa murni ini akan bergerak untuk mengisi kekosongan energi. Atau bila seseorang kehabisan daya tenaga untuk bertahan hidup, misalnya dalam kondisi kedinginan yang parah, maka energi ini akan mengalir dengan sendirinya untuk memberikan kehangatan (kecuali bila orang tersebut berusaha melawan hawa dingin tersebut, maka aliran energi ini akan terhambat dan akibatnya orang tersebut akan menggigil kedinginan). Begitu juga yang terjadi pada orang-orang yang kelelahan, energi ini akan mengalir dengan sendirinya untuk memulihkan tenaga.
Bila anda menggigil kedinginan, berarti energi dan kekuatan tubuh anda dalam kondisi tidak mampu melawan hawa dingin yang anda alami. Cobalah untuk menenangkan batin anda. Sambil menahan dan menekan nafas di perut bagian bawah, cobalah untuk mengiklaskan bahwa anda memang harus mengalami kedinginan, mudah-mudahan kemudian akan ada aliran-aliran energi (hawa murni) yang kemudian membuat anda tidak menggigil lagi. Anda masih tetap kedinginan, tetapi anda tidak menggigil lagi. Setelah tidak menggigil lagi, teruskan menahan nafas dan tekan di perut bagian bawah, cobalah dengan beberapa gerakan tangan sambil tetap menekan nafas, anda alirkan energi ke seluruh tubuh supaya tubuh anda tidak kedinginan lagi, tujuannya adalah untuk membangkitkan dan menyalurkan hawa hangat yang berasal dari energi cakra di ujung tulang belakang, pusar dan dada.
Begitu juga bila anda kehujanan. Bila memang anda harus basah kehujanan, maka cobalah mengiklaskan bahwa anda memang harus basah kehujanan. Sesudah itu mandilah dengan air hangat. Biasanya tubuh anda akan tetap sehat dan hangat. Lain halnya bila anda basah kehujanan tetapi anda tidak iklas basah kehujanan, biasanya anda kemudian akan mengalami sakit masuk angin, demam atau flu.
Saat seseorang tidur dalam cuaca dingin (atau tinggal di dataran tinggi), secara alami hawa murni akan bekerja menghangatkan tubuhnya. Itulah sebabnya orang yang tidur dalam cuaca yang dingin, setelah bangun tidur tubuhnya akan terasa lebih hangat dan lebih segar (kecuali bila orang tersebut kedinginan). Orang yang tinggal di tempat yang bersuhu dingin biasanya memiliki vitalitas tubuh yang lebih baik dibandingkan orang yang tinggal di cuaca yang panas.

Hawa murni menjadi penunjang energi kehidupan tubuh manusia. Energinya mengisi energi kehidupan organ-organ, pembuluh darah, urat saraf dan semua sel-sel tubuh manusia dan menunjang proses metabolisme tubuh. Aktivitas energi hawa murni terkait erat dengan roh / sukma manusia. Karena itu orang yang sedang merogoh sukma tidak boleh terlalu lama sukmanya berada di luar tubuh manusia. Jangan sampai kemudian ketika sukmanya kembali, tubuhnya telah mati. Begitu juga terjadi pada orang yang pingsan tak sadarkan diri, atau sedang koma, aktivitas energi hawa murni ini akan melemah. Aktivitas energi hawa murni ini akan kuat pada orang-orang yang hidupnya bersemangat, sehingga tubuhnya lebih segar berenergi tidak cepat lelah dan lebih tahan terhadap penyakit.
Itulah pentingnya menumbuhkan sugesti positif kesembuhan pada orang yang sedang sakit, supaya tubuhnya tetap menghasilkan energi positif untuk menunjang kesembuhannya, energi positif yang akan mengisi sel-sel tubuhnya untuk kelangsungan metabolismenya membangun sel-sel tubuh yang sehat dan menyingkirkan energi negatif penyakitnya. 
Kadangkala terjadi keajaiban, seseorang yang berniat untuk datang berobat kepada seorang dokter atau 'orang pinter' dan merasa yakin oleh orang tersebut sakitnya pasti sembuh, maka sekalipun belum bertemu dengandokter atau 'orang pinter' tersebut, tetapi orang tersebut sudah merasa tubuhnya telah sehat, sudah merasa ringan, rasa sakitnya sudah hilang atau berkurang. Terjadi demikian karena sukmanya mengsugesti kesembuhan, menyingkirkan energi negatif penyakit dalam dirinya. Sekalipun kemudian orang tersebut tidak jadi bertemu dengan dokter atau 'orang pinter' tersebut, tetapi sakitnya akan berangsur-angsur sembuh dengan sendirinya, atau sekalipun masih sakit, tetapi sakitnya tidak bertambah parah. Kejadian di atas terjadi pada orang-orang yang mengsugesti dirinya bahwa sakit-penyakitnya pasti sembuh oleh dokter atau 'orang pinter' tersebut. 
Berbeda halnya pada orang-orang yang mengsugesti dirinya bahwa sakitnya hanya akan sembuh setelah bertemudengan dokter atau 'orang pinter' tersebut, sugesti kesembuhannya hanya akan terjadi setelah bertemu dengandokter atau 'orang pinter' tersebut. Jika kemudian orang tersebut tidak jadi bertemu dengan dokter atau 'orang pinter' tersebut, maka sakitnya tidak akan berangsur-angsur sembuh dengan sendirinya, mungkin juga sakitnyaakan bertambah parah. Begitu juga akan terjadi pada orang-orang yang pasrah kepada dokternya, sakitnya akan lama sembuhnya, apalagi kalau tidak percaya pada dokternya, atau merasa tidak ada orang yang dapat menolongnya.
Begitu juga akan terjadi pada orang-orang yang merasa hanya akan sembuh setelah meminum obat-obatan daridokternya, sakitnya akan lama sembuhnya, seringkali juga sakitnya tidak sembuh-sembuh walaupun obat-obatan sudah habis diminum semua.
Si sakit sendiri harus bersikap positif. Jangan bersugesti negatif, jangan menganggap sakitnya tidak ada yang bisa menyembuhkan, atau menganggap dokter atau  'orang pinter'  yang sedang mengobatinya tidak akan mampu menyembuhkannya. Dengan bersikap begitu dia membangun energi negatif di dalam dirinya, melemahkan semangat juang tubuhnya untuk sembuh dan melemahkan energi penyembuhan dalam dirinya. Atau sekalipun dia sudah sembuh dari sakitnya, dia akan tetap merasa masih sakit, tidak merasa sudah sembuh, tidak tahu bahwa sakitnya sudah sembuh oleh dokter atau 'orang pinter' tersebut, dan pasti juga tidak akan berterima kasih, apalagi bersyukur.


  Karakteristik dan Kegaiban Energi
Ilmu tenaga dalam dapat juga dikatakan sejenis dengan ilmu gaib. Dikatakan demikian karena energinya tidak tampak mata dan secara akal pikiran awam tidak mungkin manusia dengan kekuatannya sendiri dapat mematahkan kayu, besi, memecahkan batu. Lebih keras mana, kayu, batu dan besi dengan tangan manusia ?  Seharusnyalah tangan manusia itu yang remuk. Tetapi ternyata tidaklah demikian kejadiannya. Malahan kayu atau besinya yang patah. Batunya yang remuk. Juga mereka yang mengolah tenaga dalam murni dapat mementalkan orang lain. Banyak orang yang berpendapat itu hanyalah tipuan. Mungkin ada juga orang yangmemang berniat menipu. Tapi sebaiknya kita coba dulu ikut pelatihannya, barulah nanti kita dapat dengan valid memberikan pendapat apakah kejadian itu benar atau hanyalah tipuan belaka. (Ada juga sejenis ilmu gaib yang mementalkan orang atau mengendalikan gerakan tubuh orang lain, biasa disebut Ilmu Kontak).
Sebenarnya tenaga dalam, tenaga dalam murni dan hawa murni dihasilkan oleh semua cakra di tubuh manusia, tetapi yang terkait dengan keilmuan tenaga dalam, yang disebutkan hanyalah energi yang dihasilkan oleh cakra-cakra tertentu saja yang menjadi obyek pelatihan tenaga dalam.
Hawa murni, tenaga dalam dan tenaga dalam murni bersumber dari tubuh manusia itu sendiri yang dalam kehidupan sehari-hari tidak muncul, atau bahkan tidak disadari keberadaannya. Ini juga adalah suatu kegaiban, kegaiban yang berasal dari dalam diri manusia sendiri.  Kegaiban (daya gaib - potensi diri)  ini baru akan terbentuk menjadi sesuatu yang berarti setelah diolah secara khusus, misalnya dibangun dengan olah pernafasan.
Energi yang dihasilkan tubuh manusia dengan sebutan hawa murni, tenaga dalam, tenaga dalam murni, tenaga dasar, kundalini, prana, dsb, adalah kegaiban dari dalam diri manusia, berupa kekuatan energi yang besar sekali, yang dihasilkan oleh cakra-cakra energi di tubuh manusia. Cakra-cakra energi di tubuh manusia adalah pusat-pusat saraf, yang bila diolah secara khusus dapat membangkitkan kekuatan energi yang luar biasa dalam kehidupan manusia. Ada banyak sekali cakra-cakra energi di tubuh manusia, tetapi yang diolah dalam pengolahan energi biasanya adalah cakra-cakra energi yang utama saja sesuai tujuan pengolahannya. Energi tersebut masing-masing memiliki sifat sendiri-sendiri sesuai namanya masing-masing, karena dibangkitkan dan diolah dengan cara yang berbeda-beda. 
Walaupun cakra-cakra energi tubuh belum pernah dibuka dan energinya belum pernah dibangkitkan / diolah, tetapi sebenarnya cakra-cakra tersebut tidak benar-benar tertutup, energinya tetap mengalir keluar sesuai kebutuhan dalam keseharian manusia, tetapi dengan telah terbukanya cakra-cakra energi tersebut energinya dapat lebih lancar mengalir. 
Dalam hal ini ada perbedaan sifat dan perilaku dari cakra-cakra energi yang telah terbuka. Jika cakra-cakra itu terbuka dengan sendirinya, misalnya dengan mengikuti pelatihan olah pernafasan tenaga dalam, selanjutnya cakra-cakra itu akan bergerak secara otomatis membuka atau menutup aliran energi sesuai kegiatan si manusia. Jika tidak sedang digunakan, maka bukaan cakra-cakra itu akan mengecil dengan sendirinya meng-stabilkan aliran energi.
Jika cakra-cakra itu tidak terbuka dengan sendirinya, misalnya dibuka oleh orang lain atau dibuka sendiri dengan memaksakan memasukkan energi dari luar (misalnya dengan cara meditasi pembukaan cakra dan pembangkitan energi kundalini), cakra-cakra itu kemudian akan lebih kaku, tidak akan bergerak secara otomatis membuka atau menutup aliran energi sesuai kegiatan si manusia. Jika si manusia belum bisa "mem-filter" (menyaring) aliran energi, dengan telah terbukanya cakra-cakra tersebut justru akan memudahkan menyerap energi-energi yang negatif atau memudahkan energi-energi lain yang tidak jelas juntrungannya untuk masuk ke dalam tubuh manusia.
Tentang pembukaan cakra, sebenarnya pembukaan cakra akan lebih bermanfaat bagi orang-orang yang sudah menjalani suatu laku tertentu, misalnya sudah mengikuti pelatihan tenaga dalam, sehingga dengan telah terbukanya cakra-cakranya maka aliran energinya itu akan lebih lancar, dan dalam proses latihan berikutnya ia akan lebih mudah dalam mengalirkan tenaga. Tetapi pembukaan cakra untuk orang-orang yang masih awam tidak akan dirasakan manfaatnya, malah bisa mendatangkan efek negatif.
Seseorang yang ingin memiliki kemampuan tertentu yang terkait dengan pembukaan cakra-cakra energi tersebut harus datang ke tempat-tempat membuka dan mengolah cakra yang sesuai dengan tujuan niatnya, karenamasing-masing cakra tubuh harus dibuka dan diolah dengan cara / sugesti sendiri-sendiri sesuai masing-masingtujuannya. 
- Untuk pengolahan energi, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah untuk tujuan pengolahan energi.
- Untuk melihat gaib, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah untuk kemampuan melihat gaib.
- Untuk olah spiritual, maka sugesti membuka dan mengolahnya haruslah untuk olah spiritual.

Orang-orang yang ikut pelatihan tenaga dalam di dalam perguruan tenaga dalam, biasanya cakra-cakra energinya telah terbuka (walaupun pembukaan cakranya tidak maksimal karena biasanya tidak secara khusus dibuka) dan energinya juga telah dibangkitkan dan diolah, sehingga sering disebut telah memiliki tenaga dalam. Tetapi walaupun cakra-cakra tubuhnya telah terbuka, termasuk cakra-cakra di leher, di dahi atau yang di ubun-ubun, tidak berarti mereka langsung bisa melihat alam gaib dan bisa melihat sosok-sosok mahluk gaib. 
Kemampuan melihat gaib tidak begitu saja secara otomatis terjadi pada orang-orang yang telah terbuka cakra energi mata ketiganya, misalnya yang dibuka dengan olah tenaga dalam / prana atau kundalini. Cakra-cakra energi tubuh yang dibuka untuk tujuan pengolahan energi tubuh tidak langsung berhubungan dengan alam gaib dan kegaiban. Untuk keperluan melihat gaib, maka cakra-cakra tersebut harus dibuka khusus untuk tujuan kegaiban, bukan untuk tujuan pengolahan energi tubuh. 
Kepekaan dan kekuatan rasa dan batin adalah dasar dari kebatinan dan kekuatan batin / spiritual. Kekuatan yang dibangun dalam olah rasa dan olah batin adalah kekuatan rasa dan kekuatan batin (bersifat gaib), dihasilkan oleh cakra tubuh di bagian dada. Tetapi pembukaan cakra energi di dada tidak ditujukan untuk yang bersifat gaib, biasanya untuk tujuan kanuragan, begitu juga dengan pengolahannya. Untuk tujuan kebatinan dan kegaiban, cakra energi di dada tidak diolah dengan olah pernafasan, tetapi dengan cara olah rasa dan kebatinan, karena berhubungan dengan kegaiban sukma manusia, dan kekuatan rasa dan batin yang terjadi adalah berasal dari kekuatan sukmanya ditambah energi dari cakra tubuhnya, jadi tidak semata-mata hanya energi tubuh dari cakra tersebut.
Dalam proses pembelajaran meditasi kundalini diajarkan cara membuka cakra-cakra tubuh, dari cakra yang paling dasar sampai cakra mahkota. Tujuan utama pembukaan cakra-cakra tersebut adalah untuk mengolah energi yang dihasilkan oleh cakra-cakra tersebut untuk dapat digunakan untuk kesehatan dan vitalitas, untuk menambah kekuatan tenaga dalam, kesaktian gaib dan olah spiritual. Pembukaan cakra-cakra tersebut tidak dikhususkan untuk melihat gaib, dan dengan telah terbukanya cakra mahkota tidak berarti seseorang langsung dapat melihat gaib, atau mengetahui seluk-beluk alam dunia spiritual, karena pengetahuan spiritual harus dipelajari sendiri berdasarkan proses “pencarian spiritual”, tetapi dengan telah terbukanya cakra-cakra tersebut akan mempermudah usaha pembelajaran seseorang.
Di banyak tempat, umumnya energi-energi tersebut dibangkitkan dan diolah dengan cara olah pernafasan, karena berhubungan dengan olah kanuragan dan kesaktian / kekuatan. Tetapi di India, kundalini biasanya dihasilkan dengan cara meditasi (olah pikiran / sugesti) dan yoga untuk menarik / menggerakkan urat saraf. Cara-cara meditasi juga banyak dilakukan di Indonesia, terutama disertai dengan bacaan amalan, zikir dan wirid.
Cara-cara di atas masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Yang terlebih harus diperhatikan adalah faktor resiko dari cara apapun yang dilakukan, dan setelah energi tersebut terbangkitkan, harus dapat dikendalikan dengan semestinya.  
Energi yang dibangkitkan dengan cara olah pernafasan biasanya dapat dikendalikan dengan relatif lebih mudah, karena proses latihannya memang ditujukan untuk membangun dan mengendalikan energi. Seandainya pun terjadi kesalahan dalam proses latihannya, penyembuhannya relatif lebih mudah dibanding olah energi dengan cara selain olah pernafasan. Tetapi secara fisik ada juga resikonya. Terlalu memforsir pernafasan dada dapat menyebabkan pembengkakan jantung dan radang hati / liver, terutama untuk yang baru ikut pelatihannya (pemula), tetapi bisa juga terjadi pada yang sudah senior, yang menggebu-gebu hasratnya akan kesaktian kanuragan. Pernafasan perut bawah juga dapat menyebabkan usus turun atau perut kendor. 
Pembangkitan energi dengan cara rutin membaca amalan, zikir dan wirid, biasanya akan juga membentuk batin yang kuat. Dengan cara ini juga bisa ditingkatkan menjadi ilmu gaib dan ilmu khodam (walaupun seringkali tidak disengaja dan tidak diketahui terjadinya). Tetapi cara ini juga mempunyai efek samping, yaitu dapat menyebabkankepala terasa penuh / penat karena terjadi pemusatan energi di kepala dan bagian tubuh lain kekurangan energi yang dapat berujung pada lemah atau sakit organ tubuh bagian dalam. Efek samping lainnya adalah secara psikologis, yaitu dapat meninggikan rasa ego manusia, ke-aku-an dan cinta diri, yang bisa mengarah pada pemikiran merasa dirinya paling benar, paling tahu, paling ..... , dsb.  Biasanya orang itu sendiri tidak menyadarinya, orang lain yang menilai. Resiko lainnya adalah jika ada sesosok gaib berwatak jelek yang datang menjadi khodamnya, seringkali menyebabkan kemampuan ilmunya bagus, tetapi berpengaruh negatif terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan rumah tangganya.
Dengan metode meditasi kundalini, manusia membangkitkan energi, mengatur dan menggerakkan energi tubuhnya dengan batin / pikiran (bermain sugesti). Orang yang tekun mengikuti pelatihan ini biasanya secara psikologis akan lebih tenang berpikirnya dan lebih kalem sikap perilakunya. Tetapi energi yang dibangkitkan dengan cara olah pikiran / sugesti / meditasi akan lebih sulit untuk dikendalikan, karena orang tersebut sejak awal tidak diajar untuk mengendalikan alam bawah sadar. 
Pada saat kita tidur, tidak sadar, ditambah suasana alam bawah sadar yang diluar kontrol kita (alam mimpi), membuat energi tersebut dapat bergerak sendiri, mengikuti suasana alam bawah sadar, bergerak liar mencari jalan sendiri. Energinya dapat bergerak sesuai jalur, dapat juga berbalik arus, dapat juga saling bertabrakan, atau menumpuk di satu tempat. Energi yang seharusnya terpusat di cakranya masing-masing, dapat berpindah dan menumpuk di kepala (menyebabkan kepala penat, otak sakit dan panas serasa terbakar), masuk ke jalur yang salah di tulang belakang (menyebabkan rasa sakit dan rasa panas terbakar di tulang belakang dan dapat menyebabkan kelumpuhan), dsb. 
Dalam kondisi normal, dengan metode meditasi manusia mengatur dan menggerakkan energi tubuhnya. Tetapi ketika kondisi abnormal itu terjadi, manusia sudah tidak dapat berpikir normal, tidak bisa mengendalikan energi dan rasa sakit yang dialaminya. Resiko yang dialami manusia bukan hanya secara fisik, tetapi jiwanya juga dapat terganggu. Termasuk bila energi tersebut membuka cakra-cakra / simpul saraf yang berhubungan dengan kemampuan melihat gaib, sedangkan si manusia tersebut secara psikologis belum siap untuk melihat gaib. 
Banyak orang tertarik belajar pembangkitan energi karena adanya harapan yang ditawarkan dalam program pelatihannya. Keinginan segera mencapai hasil seringkali menyebabkan orang mengabaikan tahapan prosesnya dengan benar. Banyak orang merasa yakin bahwa dia sudah siap memperoleh pelajaran yang tinggi tanpa dengan sabar dan tekun belajar melalui tahapan urutan tingkat dasar dan pembentukan psikologis. Kurang bijaksana kalau seseorang mengira bahwa ia sanggup menghadapi kekuatan yang mungkin timbul dalam dirinya, sedangkan dia sendiri belum mengetahui resikonya. 
Hendaknya orang jangan mencoba membangkitkan kundalini tanpa bimbingan seorang guru yang benar mengerti persoalannya, karena bahaya yang ditimbulkan akibat pembangkitan yang salah sangat serius. Bahaya itu bukan hanya yang murni bersifat fisik, tetapi juga batin/ jiwa. Kita dapat temukan banyak tulisan atau ajaran melalui buku atau artikel, mengenai pembangkitan kundalini dengan cepat tanpa memperhatikan aspek lain yang sebenarnya sangat menentukan, yaitu pembentukan / kesiapan psikologis dan spiritual. Tanpa itu pembangkitan kundalini akan berubah menjadi petaka bagi pelakunya. Apalagi dilakukan tanpa bimbingan guru sejati yang mengajarkan tahap demi tahap proses pembelajarannya. Ditambah lagi penulisnya tidak menguasai pengetahuannya dengan benar, hanya meramu teknik dari berbagai ajaran dan buku. Inilah yang kemudian menyebabkan berbagai sindrom kundalini. (Berbagai penjelasan mengenai resiko dalam pembangkitan kundalini dapat dicari di internet dengan tema kundalini syndrome ).
Untuk orang-orang yang mengalami kejadian sindrom kundalini bisa dicoba penyembuhannya dengan mengikuti pelatihan olah pernafasan tenaga dalam murni, untuk menyelaraskan kembali energi-energi tubuhnya.

Pada masa sekarang, metode meditasi dan bacaan mantra / amalan dibuat sesederhana mungkin sesuai kebutuhan manusia pada jaman sekarang, sehingga tidak banyak yang menyadari bahwa tahapan meditasi dan bacaan amalan dan ajian sebenarnya dulu pada saat manusia hidup di jaman kesaktian, merupakan pelajaran tingkat tinggi, bukan untuk orang yang baru belajar. Orang yang telah menekuni dan melewati masa-masa pelatihan olah kanuragan, untuk tingkatan selanjutnya akan mulai banyak melakukan laku prihatin, tirakat, puasa, semedi, meditasi dan tapa brata, untuk memperdalam dan meningkatkan kekuatan keilmuannya. 
Karena itu Penulis tidak dapat mengerti mengapa seseorang yang merasa memiliki suatu keilmuan, kemudian dengan mudahnya memberikan kursus program ilmu tingkat tinggi tanpa seseorang harus melalui tahap dasar terlebih dahulu dan melalui pembentukan psikologis dan budi pekerti terlebih dahulu, sehingga kemudian banyak muncul orang-orang yang menyombongkan keilmuannya, menjual keilmuannya, dan banyak keilmuan yang menjadi bahan kesombongan dan bahkan menjadi alat kejahatan. Ditambah lagi adanya efek-efek negatif dan sindrom-sindrom yang mungkin gurunya sendiri pun tidak mampu menyembuhkannya.
Keilmuan dari negeri Cina (dan yang berlatar belakang agama Budha) dapat dijadikan contoh keilmuan pengolahan tenaga dalam dengan cara olah pernafasan dan meditasi, dan keilmuan dari negeri India dapat dijadikan contoh keilmuan pengolahan tenaga dalam dengan cara meditasi dan tapa brata.


 Tips Untuk Penggunaan Tenaga Dalam Murni
Masing-masing jenis keilmuan di atas semuanya bagus sesuai karakteristik dan tujuannya masing-masing dan tidak ada satu pun yang dapat sempurna menggantikan yang lain, tergantung tingkat penguasaan dan kemahiran para pelakunya, jadi tidak perlu diunggul-unggulkan mana yang lebih bagus. Dan kalau kita mempelajari salah satunya, sebaiknya fokus sesuai ilmunya masing-masing. Jangan dibanding-bandingkan atau dicampurkan dengan yang lain, nanti ilmunya malah ngambang, tidak mendalam. Tetapi kalau sudah menguasai bidang keilmuannya dan mengerti intisarinya, antar sifat keilmuan dapat dikombinasikan, sehingga hasilnya akan lebih baik daripada bila hanya sendiri-sendiri, keilmuan yang satu akan melengkapi / menambah kekuatan ilmu yang lain (bukan saling menggantikan). 
Latihan olah nafas segitiga adalah teknik dasar dan umum untuk membangkitkan dan menghimpun tenaga dalam. Gerakan-gerakan dalam olah pernafasan murni juga bertujuan untuk membuka cakra-cakra tubuh. Hasil pembukaan cakra tubuh dan energi yang dihasilkannya sesuai dengan cara dan tujuan latihannya. Jadi tidak semuanya berhubungan dengan gaib. Olah pernafasan murni yang menghasilkan energi tenaga dalam murni baik sekali untuk kehidupan sehari-hari. 
Kelemahan metode pelatihan tenaga dalam murni adalah pada gerakan latihannya yang seperti senam pernafasan dan membosankan, dan kurangnya pembelajaran pemahaman dan teknik penguasaan energi dan kurangnya pengetahuan dalam penggunaannya menyebabkan pelatihan energi ini seringkali dianggap tidak penting dan tidak menarik untuk ditekuni.
Pada jaman dulu pelatihan tenaga dalam murni merupakan pelajaran tingkat lanjut setelah seseorang menguasai / mahir dengan olah jurus / gerak dan tenaga dalam kanuragan, ditekuni selain dengan olah nafas, juga dengan laku puasa, meditasi dan tapa brata. Pelatihan tenaga dalam murni digunakan untuk menambah kekuatan tenaga dalam kanuragan (dan melipatgandakannya), untuk menciptakan aji-aji kesaktian dan untuk mengatasi / menangkal serangan tenaga dalam kanuragan. Karena itu mereka menguasai betul penggunaan tenaga dalam murni.
Tulisan mengenai sejarah tenaga dalam murni dan kritik terhadap praktek perguruan tenaga dalam murni di Indonesia dapat dibaca di : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_tenaga_dalam.

Selain yang sudah dituliskan di atas, energi tenaga dalam murni akan bermanfaat sekali kalau kita bisa mengerti dan menghayati sifat-sifat energi, yang bukan hanya sebatas bermanfaat untuk kesehatan, transfer energi atau membuat mental orang. 
Bagi orang-orang yang sudah menekuni pelatihan tenaga dalam murni sebaiknya dicoba melatih sugesti untuk membentuk tenaga dalam murninya menjadi lebih keras dan padat / tajam. Diumpamakan yang sebelumnya tenaga dalam murninya hanya mengalir memancar keluar seperti hembusan angin, sekarang dilatih / disugesti menjadi lebih keras / padat, diibaratkan seperti air, lebih padat bertekanan. Dengan demikian kondisinya akan menjadi lebih berkualitas dan akan lebih kuat tekanan energinya, lebih padat dan tidak mudah ditembus lawan jika dijadikan pagaran energi, lebih kuat energinya ketika digunakan menyerang / mendorong mementalkan orang, dan lebih tajam energinya ketika digunakan "menembak" atau menusuk atau menembus pagaran gaib, dsb. 
Bila tenaga dalam murni ini ingin digunakan untuk berinteraksi dengan sosok-sosok mahluk halus, untuk "bermain" di dunia alam gaib, maka selain melatih energinya supaya menjadi besar dan padat / tajam, diperlukan pengetahuan tersendiri mengenai sifat-sifat energi mahluk halus untuk membentuk energinya supaya dapat selaras dengan "frekwensi" energi mahluk halus.
Untuk berinteraksi dengan roh-roh halus atau mahluk halus seharusnya yang digunakan adalah kekuatan energi yang bersifat roh / sukma, yaitu kekuatan energi dari kebatinan atau spiritual, bukan kekuatan energi tenaga dalam yang bersifat fisik manusia. Tetapi jika diinginkan menggunakan kekuatan tenaga dalam yang sudah dimiliki untuk berinteraksi dengan roh-roh halus bisa juga dilakukan, hanya saja kita perlu memodifikasinya sedikit supaya energinya dapat berinteraksi dengan energi mahluk halus.
Untuk menjelaskan hal ini Penulis menggunakan istilah "frekwensi" energi. Masing-masing frekwensi energi tenaga dalam murni mempunyai kecocokan dengan situasi tertentu.
- Frekwensi energi tenaga dalam murni yang rendah selaras dengan energi tubuh manusia, cocok digunakanuntuk menyatukan energinya dengan tubuh manusia untuk digunakan mengobati, untuk kekuatan tubuh dan kekuatan pukulan dan dalam kekuatan tertentu energinya bisa dipadatkan menjadi seperti ilmu lembu sekilanatau untuk kekebalan tubuh, atau untuk mementalkan orang lain atau untuk mementalkan serangan tenaga dalam kanuragan.
Kebanyakan orang yang sudah ikut pelatihan tenaga dalam murni, yang dilatih adalah upaya untuk memperbesar energinya, volume energinya besar, tapi kekuatannya tidak tinggi, karena mereka tidak melatih kekerasan energinya. Karena itu sebaiknya energi yang sudah berhasil dihimpun kemudian dikeraskan, ditingkatkan kepadatannya dengan latihan tenaga dalam kanuragan atau secara kebatinan, sehingga energinya itu bukan hanya besar, tapi juga berkekuatan tinggi.
- Frekwensi energi mahluk halus lebih tinggi daripada frekwensi tenaga dalam murni yang biasa kita latih.Semakin tinggi kekuatan gaib mahluk halus, frekwensi energinya juga semakin tinggi, semakin sulit dirasakan dan semakin sulit dideteksi. Karena itu untuk keperluan berinteraksi dengan mahluk halus, maka frekwensi tenaga dalam murni ini harus dilatih secara khusus supaya frekwensinya menjadi lebih tinggi dan bisa sejalan dengan frekwensi energi mahluk halus, dilakukan dengan cara menerapkan olah rasa untuk bisa merasakan keberadaan energi mahluk halus dan untuk menyesuaikan frekwensinya dengan frekwensi energi mahluk halusdari yang tingkatannya rendah sampai yang kelas atas. 
Jika anda sudah mempelajari tenaga dalam dan jika anda juga sudah mempunyai keris atau benda-benda gaib lain, anda bisa mempelajari kekuatan energi keris anda, kemudian dicoba untuk menyelaraskan energi andadengan energi kerisnya untuk melatih kepadatan dan ketajaman energi anda, sehingga nantinya energi anda bisa meningkat. Caranya bisa dilakukan seperti dalam tulisan berjudul  Olah Rasa & Kebatinan  dan  Meditasi Olah Rasa dan Energi.
- Secara alami frekwensi energi dari kekuatan kebatinan dan spiritual yang adalah kekuatan sukma manusia sudah sejalan dengan frekwensi energi mahluk halus, sehingga bisa digunakan untuk peka rasa suasana gaib, untuk mendeteksi, berinteraksi atau untuk menyerang mahluk halus dari yang kelasnya rendah sampai yang kelas atas. Dengan demikian akan lebih baik bila pelatihan frekwensi tenaga dalam murni ini dapat disatukan menjadi kekuatan kebatinan dan spiritual (dengan olah kebatinan), menyatu menjadi kekuatan sukma, supaya bisa sesuai frekwensinya dengan frekwensi energi mahluk halus.
- Setelah dapat menyesuaikan frekwensi energinya dengan frekwensi energi mahluk halus, dapat merasakan persentuhan energinya dengan "energi-energi" lain, maka energi tenaga dalam ini selain dilatih frekwensinya, juga dilatih supaya besar, keras dan tajam pancarannya untuk bisa digunakan mendorong, menarik, mementalkan atau perbuatan lain yang sifatnya menundukkan atau menyerang mahluk halus atau untuk membuat pagaran gaib, atau untuk mengobati seseorang dari gangguan gaib seperti pelet, guna-guna, ketempelan gaib, kesambet dan teluh / santet.

Tergantung besarnya kekuatan energi dan penghayatan penguasaan masing-masing orang, energi tenaga dalam murni (sifat lembut energi) dapat dibentuk / dikondisikan :
Olah rasa untuk merasakan energi sendiri, juga untuk merasakan keberadaan "energi-energi" lain.
Kekuatan energi bukan hanya ditentukan oleh besarnya energi, tetapi juga kepadatan dan ketajaman energinya.
Kepadatan dan besarnya energi bisa untuk menolak mahluk halus atau menghapus ilmu gaib seseorang.
Ketajaman energi bisa untuk menyerang mahluk halus atau menembus benteng gaib seseorang.
Mengenal sifat-sifat fisik mahluk kecil kuman (virus, bakteri dan amuba), untuk membersihkan keberadaan mereka atau memagari tubuh supaya mereka tidak dapat masuk ke dalam tubuh sendiri atau tubuh orang lain.
Mengenal sifat-sifat energi negatif agar kita dapat membentuk energi positif untuk membersihkan energi negatif dari sakit / penyakit dan untuk menolak / mengusir mahluk halus golongan hitam dan yang berenergi negatif.
Mengenal sifat-sifat keras energi, energi tenaga dalam murni dapat disatukan dengan kekuatan fisik, seperti untuk mengangkat beban berat atau untuk kekuatan pukulan atau kekuatan menahan pukulan.
Misalnya, lakukan gerakan memukul dengan gerakan yang sangat lambat (slow motion). Selama melakukan itu otot tangan, perut dan dada dikeraskan. Menarik nafas, menekan dan menghembuskan nafas menyatu dengan gerakan tangan. Ketika menghembuskan nafas, lakukan seolah-olah juga mengalirkan energi pada gerakan tangan yang memukul.
Setelah dilakukan beberapa kali akan dapat dirasakan pukulan lebih ringan, cepat dan kuat dan tangannya terasa lebih "berisi" dan padat dengan energi.
Bila energi dipusatkan di perut, dada, punggung dan tangan, bagus untuk kekuatan pukulan dan kekuatanmenahan pukulan dan untuk kekuatan tubuh.
Bila energi dipusatkan di pikiran, dapat untuk hipnotis / gendam.
Bila energi memancar dari seluruh tubuh, dengan olah sugesti dapat dikondisikan untuk memancarkan pengasihan, karisma wibawa, penglaris dagangan, keteduhan, ketentraman, pagaran gaib, dsb.
Bila energi disatukan dengan energi lawan bisa untuk mengunci gerakan lawan atau untuk menghisap tenaga lawan.


Beberapa tips penggunaan tenaga dalam murni bagi yang sudah menekuninya, sbb :
    1. Untuk pagaran gaib. 
Pembentukan pagaran gaib dengan tenaga dalam dapat dilakukan untuk perlindungan dari serangan virus / bakteri / amuba, mahluk halus dan orang-orang yang berniat jahat.
Buatlah bola energi yang cukup besar sesuai objek yang akan diberi pagaran, untuk anda sendiri, orang lain atau untuk memagari rumah, dsb. Jadikanlah bola itu menyelubungi objek sasaran. Dengan sugesti anda, buatlah bola itu kuat / keras dindingnya dan juga penuh energi di dalamnya (tidak kosong).Konsentrasikan kekuatan bahwa bola itu akan bertahan selamanya, dan virus / bakteri yang merugikan kesehatan atau apapun / siapapun yang bersifat tidak baik dan berniat jahat atau menyerang objek akan terdorong keluar dan terpental tidak dapat menembus bola pagaran.
Untuk anda sendiri yang memiliki energi sangat besar, dengan sugesti kebatinan energi anda dapat dipadatkan hingga menjadi sejengkal tebalnya dari tubuh anda. Ini yang disebut ilmu Lembu Sekilan. Atau bahkan bisa dipadatkan lagi hingga tebalnya hanya 1 jari dari tubuh anda. Bila energi anda memang sangat besar dan padat, walaupun jarak pagarannya hanya 1 jengkal atau 1 jari dari tubuh anda, jarak itu sudah cukup aman untuk perlindungan anda, dengan catatan, energi tersebut benar-benar dipadatkan, bukan sekedar bola pagaran.

    2. Membersihkan penyakit, kuman, bakteri, virus, mahluk halus, santet, guna-guna.
Untuk pengobatan membersihkan kuman, bakteri, virus, mahluk halus, santet, guna-guna dari tubuh seseorang atau rumah atau objek lainnya, lakukanlah langkah berikut. Salurkanlah energi untuk memenuhi objek yang dimaksud dan selaraskan energinya dengan energi objeknya. Kemudian konsentrasikan bahwa semua bakteri, virus dan hal-hal negatif yang ingin dibersihkan telah masuk semua dan terbungkus di dalam energi itu. Kemudian dorong / geser energi tersebut dan dibungkus menjadi bola energi. Mampatkan bola itu sampai menjadi kecil sebesar kelereng atau bola tenis. Kemudian buang bola energi itu jauh ke luar angkasa atau buang jauh ke dalam bumi. 
Lakukanlah beberapa kali jika diperlukan sampai anda yakin bahwa semua yang anda ingin bersihkan sudah terhisap / terdorong semua dan sudah dibuang jauh tak akan kembali. Kemudian isikan kembali energi anda kepada objek dengan konsentrasi untuk memberikan energi yang baik untuk kesehatan dan kesembuhan.
Proses yang sama bisa dilakukan untuk sumber-sumber penyakit lain seperti sakit asam urat, kolesterol, darah tinggi karena penyempitan atau penyumbatan (kerak) di dalam pembuluh darah, penyempitan / penyumbatan pembuluh darah jantung atau otak (stroke), pengapuran, batu ginjal, batu empedu, dsb. 
Pada proses terakhir penyembuhan, isikan kembali energi anda kepada objek dengan konsentrasi untuk memberikan energi yang agak panas yang baik untuk kesehatan dan kesembuhan dan untuk menambah energi metabolisme tubuhnya supaya dalam proses pembakaran tubuh tidak menyisakan sampah-sampah metabolisme. Lakukan dua kali seminggu sampai sembuh dan sehat kembali.
Untuk sakit / penyakit biasa, cara penyembuhan yang sederhana adalah dengan memberikan energi positif untuk kesembuhan. Dengan tangan anda salurkan energi positif dengan cara mengkipas-kipaskan ke bagian tubuh yang sakit untuk menghilangkan energi negatif dari sakitnya sampai anda yakin energi negatifnya telah hilang dan berganti dengan energi positif dari tangan anda. Setelah itu salurkan energi positif dengan sugesti mempercepat kesembuhannya. Lakukan beberapa hari sekali sampai sakitnya sembuh.
Cara sederhana lainnya yang umum adalah dengan langsung memancarkan energi positif ke tubuh atau bagian tubuh yang sakit untuk mendorong energi-energi negatif keluar dari tubuhnya (buang ke tempat yang jauh yang aman untuk manusia lainnya).

    3. Mengobati seseorang dari sakit karena kelemahan / kerusakan organ tubuh.
Ada banyak sakit-penyakit yang disebabkan oleh kelemahan / kerusakan organ tubuh, misalnya diabetes / kencing manis (kerusakan pankreas), sakit maag kronis, kerusakan ginjal, dsb. Untuk sakit-penyakit jenis ini cukup anda salurkan energi anda ke sumber sakitnya (energi yang agak panas) dan konsentrasikan bahwa energi anda itu akan tinggal lama di situ, menyatu dengan organ tubuhnya untuk menumbuhkan sel-sel yang baru menggantikan sel-sel organ tubuh yang rusak dan mengkondisikan organ tubuhnya supaya menjadi normal kembali. Lakukan seminggu sekali sampai organ tubuhnya sembuh dan sehat kembali.  


    4. Mengobati seseorang dari sakit karena gangguan saraf.
Ada banyak sakit-penyakit yang disebabkan oleh kelemahan / kerusakan saraf, misalnya sakit akibat stroke, pusing / vertigo dan limbung karena terganggunya saraf keseimbangan, sakit maag kembung dan gangguan nafsu makan, lemah jantung, dsb. Untuk sakit-penyakit jenis ini, selain dilakukan dengan menyalurkan energi untuk kesembuhannya, juga harus dilakukan pemijatan (reflexi) untuk mengaktifkan saraf-saraf yang terkait dan salurkan energi anda ke titik-titik pemijatan dan sumber sakitnya (energi yang agak panas) dan konsentrasikan bahwa energi anda itu akan tinggal lama di situ, menyatu dengan organ tubuhnya untuk mengkondisikan supaya menjadi normal kembali. Lakukan seminggu sekali sampai organ tubuhnya sembuh dan sehat kembali. 

Cara 2 dan 3 bisa dikombinasikan untuk penyakit tumor dan kanker atau penyakit lain yang berat.
Cara-cara di atas tidak dapat dilakukan untuk sakit yang disebabkan oleh kelainan organ.
Silakan dibaca juga tulisan berjudul  Pembersihan Gaib 2  dan  Pembersihan Gaib 4.


----------------------

 Tips :

Anda juga bisa mengkombinasikan kekuatan tenaga dalam anda dengan kekuatan kebatinan dengan cara-cara yang sudah dicontohkan dalam tulisan-tulisan bertema Meditasi Energi.

Jika anda sudah mempelajari tenaga dalam dan jika anda juga sudah mempunyai keris atau benda-benda gaib lain, anda bisa mempelajari kekuatan energi keris anda, kemudian dicoba untuk menyelaraskan energi andadengan energi kerisnya untuk melatih kepadatan dan ketajaman energi anda, sehingga nantinya kualitas energi anda bisa terus meningkat dan juga lebih bisa digunakan untuk berinteraksi dengan mahluk halus. Tips pelatihannya sudah dituliskan dalam tulisan berjudul  Meditasi Olah Rasa dan Energi.

sumber: https://sites.google.com/site/thomchrists/Kebatinan-dan-Spiritual/tenaga-dalam

Pengaruh Keberadaan Gaib Terhadap Manusia

Seringkali kita tidak menyadari bahwa benda di hadapan kita yang kelihatannya biasa saja ternyata dihuni oleh sesuatu mahluk gaib di dalamnya. Bahkan rumah dan perabotan rumah kita pun dapat saja merupakan rumah bagi suatu mahluk gaib. Biasanya ini terjadi pada rumah-rumah bermodel kuno / klasik. Perabotan yang seringkali dihuni oleh gaib adalah yang terbuat dari kayu jati atau batu, misalnya tongkat kayu, tempat tidur kayu, lemari dan tiang sokoguru dan patung-patung batu dan tanah liat. Hal tersebut di atas kelihatannya berkesan klenik dan mengada-ada ya ?



Untuk anda yang menyimpan suatu benda pusaka / keris, jimat, batu akik ataupun mustika, tulisan terkait dapat dibaca pada tulisan sesuai temanya masing-masing.
Rumah, bangunan, pohon atau sesuatu lokasi tertentu yang memiliki nuansa kegaiban yang kuat, akan dirasakan oleh manusia sebagai  angker   atau  wingit.

Istilah angker digunakan untuk benda-benda / bangunan, atau suatu lokasi yang memilliki hawa aura gaib (mistis) yang kuat dan hawa auranya bersifat menakutkan dan kita akan merasa tidak nyaman bila berada di dekatnya.

Istilah wingit digunakan untuk benda-benda / bangunan, atau suatu lokasi yang memilliki hawa aura gaib (mistis) yang kuat dan hawa auranya tidak bersifat menakutkan. Biasanya juga memberikan rasa teduh dan kita akan merasa nyaman bila berada di dekatnya.

Menurut hemat Penulis, hal-hal di atas memang biasa terjadi. Mahluk gaib bisa berdiam di mana saja, bahkan di dalam tubuh manusia sekalipun. Yang menentukan apakah keberadaan sesuatu gaib bermanfaat bagi manusia atau tidak adalah sifat pengaruh energi dari mahluk tersebut dan tujuan keberadaannya, terhadap kehidupan manusia. Bila sesuatu benda mempunyai sesuatu gaib yang berdiam di dalamnya, maka ada 2 pertimbangan bagi manusia untuk bijaksana bersikap, yaitu apakah keberadaan gaib itu memberikan pengaruh tertentu kepada manusia, dan jika memberikan pengaruh tertentu, pengaruhnya bersifat positif ataukah negatif terhadap manusia.
Keberadaan sesosok gaib di dalam tongkat kayu, di rumah dan perabotan atau di pohon dapat saja memberikan manfaat yang baik untuk pemiliknya. Biasanya manfaat yang diberikannya adalah untuk penjagaan atau keselamatan dari gangguan gaib atau orang-orang jahat dan tamu yang bersikap tidak sopan. Selain itu gaibnya bisa juga memberikan manfaat ketenangan dan keteduhan bagi yang berdiam di dalamnya (berbeda dengan ketenangan dan keteduhan rumah biasa). Biasanya rumah tersebut akan berkesan wingit.
Bila ada bagian dari rumah kita yang menyebabkan kita merinding atau takut bila melewatinya atau saat berada di dalamnya, mungkin disitu memang berpenghuni mahluk halus. Biasanya si mahluk halus bermaksud memberitahu bahwa kita melewati atau berada di tempat kediamannya, tujuannya supaya kita berhati-hati dan berlaku sopan dan dengan cara itu dia juga menunjukkan rasa tidak sukanya dengan keberadaan kita di tempatnya.
Kita akan menyebut keberadaan suatu gaib bersifat positif bagi manusia bila pengaruh aura energinya selaras dengan manusia, tidak merugikan manusia, dan keberadaannya cenderung menguntungkan manusia. Begitu juga sebaliknya, kita akan menyebut keberadaan suatu gaib bersifat negatif bagi manusia bila pengaruh aura energinya tidak selaras dengan manusia dan keberadaannya cenderung merugikan manusia. 
Pengaruh dari keberadaan suatu mahluk halus terhadap manusia sebagiannya dipengaruhi oleh sifat-sifat dasar mahluk halus itu sendiri, seperti sifat energinya positif atau negatif, sifat wataknya baik atau jahat, dsb  (baca :Penggolongan Mahluk Halus).  Pengaruh lainnya disebabkan oleh tujuan keberadaan mahluk halus itu, misalnya ingin ikut sebagai khodam pendamping, ikut dengan menempel di tubuh manusia, marah dan menegur manusia (kesambet) atau keberadaannya karena diperintah untuk penglarisan dagangan, pelet, guna-guna, santet, dsb.
Walaupun mereka ada di sekitar kita dan mungkin juga berdiam di rumah kita, biasanya mereka tidak merasa ada hubungan dengan kita,  'urusan sendiri-sendiri'.  Tetapi bila kita melakukan kesalahan terhadap mereka atau mencela keberadaannya, mereka bisa marah dan mungkin akan menegur kita dengan cara mereka sendiri.

Kadangkala tanpa sepengetahuan kita, ada mahluk halus di sekitar kita yang kerap menolong kita dan keluarga, misalnya membantu menjaga keamanan rumah, mengobati anggota keluarga yang sedang sakit, membantu memperlaris warung / toko, membantu memberi ilham untuk penyelesaian masalah, memberi peringatan (mimpi) jika akan terjadi suatu musibah, dsb. Biasanya bila mereka sudah cocok dengan kita atau rumah kita, bila sudah pernah membantu, mereka akan terus membantu tanpa meminta imbalan. Dalam batasan ini dianggap keberadaan mereka bersifat positif bagi manusia.

Ada bangsa jin yang senang membantu atau berinteraksi dengan manusia, terutama adalah yang memiliki kaitan dengan leluhur seseorang. Mereka memperlakukan kita seolah-olah kita adalah anak cucu keturunannya. Kadang-kadang mereka datang menjenguk kita, mengobati yang sedang sakit, atau mengikut kepada seseorang yang dia merasa cocok. Ketika mereka datang, mereka menunjukkan bau-bauan tertentu atau memberikan rasa tertentu supaya manusia tahu bahwa mereka datang. 
Kadangkala tanpa sepengetahuan kita, ada juga mahluk halus di sekitar kita yang keberadaannya bersifat negatif dan merugikan kita, misalnya yang berhawa energi panas kerap menyusahkan kita dan keluarga, membuat suasana rumah 'panas', sehingga kita mudah marah dan bertengkar, tidak betah tinggal di rumah, menyebabkan sakit-sakitan, warung / toko sepi pengunjung, mendatangkan banyak kesialan, musibah, dsb. Mereka tidak bermaksud jahat dan mengganggu, hanya saja energinya tidak cocok dengan kita. Tetapi bangsa jin yang dari golongan hitam biasanya bersikap jahat kepada kita dan cenderung menyesatkan, walaupun kita tidak berbuat jahat atau salah kepada mereka.
Mahluk halus yang perwatakannya termasuk dalam golongan hitam dan abu-abu, keberadaannya di sekitar tempat tinggal manusia atau bersama manusia dalam bentuk khodam ilmu atau khodam pendamping, keberadaannya akan cenderung menyesatkan manusia. Melebihi mahluk halus dari golongan putih, mereka akan menunjukkan kerja yang giat, bahkan mereka akan tetap bekerja walaupun tidak diperintah. Mereka menyesatkan dengan mewujudkan banyak keinginan si manusia, sehingga si manusia merasa doa-doanya dikabulkan Tuhan, merasa dekat dengan Tuhan, atau bahkan merasa menjadi wakil / perantara Tuhan di bumi,tetapi perilakunya menyebarkan kebencian dan permusuhan, merasa ilmunya ampuh dan kata-katanya manjur selalu terjadi. Dan keberadaan mereka pasti akan menyulitkan dalam proses kematian orang tersebut, karena tidak mau begitu saja ditinggal mati, kecuali ada orang lain yang mau menerima mereka.
Banyak mahluk halus di sekitar tempat tinggal kita yang memperhatikan kehidupan kita. Bila suatu saat kita akan mengalami suatu kejadian yang penting, mungkin kita akan mendapatkan pemberitahuan (peringatan) dari mereka terlebih dahulu dengan cara tertentu. Interaksi lewat mimpi adalah cara interaksi mahluk halus yang sering dilakukan kepada manusia (bisa juga mimpi itu berasal dari roh sukma manusia itu sendiri). Kadang pemberitahuan itu juga dilakukan lewat kontak batin (bisikan gaib) berupa ide dan ilham yang mengalir dalam pikiran, sesuatu yang sebelumnya tidak kita pikirkan, terbersit begitu saja. Namun seringkali manusia lupa akan mimpinya, atau hanya menganggap mimpinya itu hanyalah bunga tidur belaka, atau bisikan gaib itu hanya dianggap lamunan saja, sehingga tidak bisa mengambil manfaat dari pemberitahuan / peringatan itu.
Contoh mimpi :
Mimpi bercinta. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti ada gaib yang ingin mengikut kita, atau ingin ikut tinggal di rumah kita dan tujuannya baik.
Mimpi mendapat / menggendong anak. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti kita akan mendapatkan rejeki besar, atau ada gaib yang ingin mengikut dan mendampingi kita dan tujuannya baik, akan membantu kita.
Mimpi berkelahi jangan sampai kalah, kalau dikejar jangan sampai tertangkap. Bila sampai terjadi kita kalah atau tertangkap, maka kita atau ada anggota keluarga kita yang akan mengalami sakit karena gangguan gaib. Bisa juga mimpi ini sebagai petunjuk bahwa kita sedang berada di depan suatu masalah yang akan menjerat kita. Maka, bila di dalam mimpi itu kita sampai kalah atau tertangkap, berarti esoknya kita benar-benar akan terjerat di dalam suatu masalah. Bisa juga ini adalah petunjuk bahwa sedulur papat kita yang terpisah sedang diganggu oleh suatu mahluk halus.
Mimpi melihat bulan. Pemberitahuan akan ada keberuntungan besar. 
Mimpi melihat matahari. Peringatan akan mengalami naas atau kesulitan.

Beberapa contoh pengaruh perbuatan mahluk halus, atau pengaruh energi dari keberadaannya, yang secara negatif dialami oleh manusia, misalnya : 
kejadian-kejadian aneh, misalnya ada barang-barang yang suka berpindah tempat atau hilang atau benda-benda tertentu bergerak sendiri, atau penampakan-penampakan gaib yang membuat takut manusia.
mengganggu secara psikologis, misalnya sering bermimpi buruk, mudah marah / bertengkar, malas bekerja.
menyebabkan banyak kesulitan, misalnya susah dalam mendapatkan pekerjaan, warung / toko tidak laku, sering kehilangan uang / barang, sering mengalami naas, dsb.
menyebabkan manusia sakit (sakit-sakitan yang disebabkan oleh gaib, bukan sakit biasa), dari sakit demam sampai kanker, sakit ringan sampai sakit yang mengakibatkan kematian. Bila secara kedokteran sakit ini tidak dapat disembuhkan, jangan segan untuk mengupayakan pengobatan alternatif atau meminta bantuan paranormal yang benar-benar mampu. 
     Biasanya kemungkinan penyebabnya adalah :
Ada mahluk gaib di rumah kita yang bersifat baik yang ingin mengingatkan kita akan sesuatu hal yang sifatnya penting, namun setelah diberitahu dengan berbagai cara kita belum juga tanggap akan arti maksudnya, cara inilah yang kemudian sering dilakukan oleh mahluk gaib, supaya kita benar-benar memperhatikan pesannya.
Mungkin juga ini adalah karena ada mahluk gaib dari suatu tempat yang mengikut dengan cara menempel di tubuh kita (ketempelan). Niatnya tidak jahat, hanya ingin ikut saja. Namun karena si manusia tidak tahan kebebanan energi si gaib, maka dia mengalami sakit.
Ada mahluk gaib di rumah / sekitar kita yang energinya bersifat negatif. Artinya energi si gaib tidak selaras dengan energi manusia, maka lama-lama kita akan mengalami sakit karena pengaruh energi negatifnya terhadap tubuh maupun psikologis kita.
Mungkin ada mahluk gaib yang marah dan menegur kita, karena kita melakukan kesalahan (kesambet). Bila ini yang terjadi, biasanya sakitnya akan disertai panas demam tinggi selama beberapa hari. 
Mungkin ada gaib yang memang bersifat jahat dan menjahati kita, walaupun kita tidak berbuat salah kepadanya. Mungkin juga ada gaib yang sengaja berbuat jahat kepada kita, karena dia diperintah oleh seseorang untuk mengganggu / menyerang kita. Serangan gaib ini mungkin dalam bentuk yang disebut pelet, guna-guna, teluh dan santet. Ini adalah kejadian yang disengaja oleh sesuatu pihak kepada seseorang.
Contoh pengaruh perbuatan mahluk halus yang terakhir akan menyebabkan kesulitan dalam proses kematian seseorang, kecuali perbuatan itu memang diniatkan untuk membunuh. 
                    (Baca juga : Roh Manusia (Lanjutan 1).

Dalam menghadapi keberadaan sesuatu gaib di sekitar kita, haruslah kita bersikap bijaksana, dengan kesadaran bahwa Tuhan menciptakan segala macam mahluk, yang kelihatan mata manusia maupun yang tidak kelihatan, dan semuanya itu ditempatkanNya untuk hidup bersama di bumi. Jadi memang sudah semestinya kita dan mereka bisa hidup berdampingan, sama seperti manusia, binatang dan tumbuhan yang hidup bersama di bumi.
Bila kita menyadari bahwa rumah atau ada sesuatu benda milik kita yang berpenghuni gaib, maka kita harus dapat menentukan apakah sifat gaibnya itu baik (positif) ataukah berpengaruh negatif terhadap manusia. Kita juga harus bijaksana untuk bersikap supaya perilaku kita tidak menyinggung atau membuat mereka marah. Bila kita menyadari bahwa keberadaan gaib itu jelas bersifat negatif, maka kita harus bijaksana untuk melakukan tindakan-tindakan pembersihan gaib (mungkin dengan bantuan paranormal), supaya kita tidak sampai mengalami pengaruh negatifnya, atau memindah-tangankannya jika tidak mampu diatasi, jika keberadaannya dianggap membahayakan.
Cara-cara untuk belajar mengetahui / mendeteksi keberadaan dan pengaruh keberadaan mahluk halus terhadap manusia dapat dilakukan dengan cara yang serupa seperti dalam tulisan  Menayuh Keris  dan  Olah Rasa dan Kebatinan.

Di bawah ini adalah contoh keberadaan mahluk halus bersama manusia dan potensi pengaruhnya. Jika anda memiliki benda-benda gaib atau khodam ilmu / pendamping, atau di sekitar tempat anda tinggal ada keberadaan mahluk halus, sebaiknya anda cukup cermat untuk menentukan apakah sosok gaibnya tersebut termasuk jenis yang berbahaya dan berpotensi merugikan, ataukah termasuk jenis yang harus diwaspadai / dihindari karena karakternya yang tidak baik, berenergi negatif, atau karena berintelijensi rendah. Untuk lebih memahami jenis-jenis dan sifat perwatakan mahluk halus silakan dibaca tulisan berjudul  Penggolongan Mahluk Halus.  
Jika anda sudah tahu wujud sosoknya, silakan dibaca tulisan berjudul  Hakekat Wujud dan Watak Mahluk Halusuntuk mencoba menilai pengaruh sosok mahluk halus tersebut terhadap manusia.

- Kepemilikan Benda-Benda Gaib dan Khodam.
Keberadaan mahluk halus di sekitar manusia ada yang disengaja, yaitu dalam bentuk kepemilikan benda-berda gaib / berkhodam seperti keris, tombak, batu akik, mustika, jimat rajahan, jimat isian atau benda-benda jimat lain, dan kepemilikan khodam ilmu / pendamping, masing-masing sudah dituliskan di dalam halaman-halaman yang sesuai dengan temanya masing-masing. 
Yang perlu dicermati adalah mengenai sifat perwatakan dari khodam atau isi sosok gaibnya, apakah berwatak baik atau jelek, apakah dari golongan putih atau hitam, apakah berenergi negatif, dan perlu diketahui efek atau pengaruh dari keberadaannya, apakah ada yang memberi efek membahayakan / merugikan.

  - Mahluk Halus Di Sekitar Manusia.
Keberadaan mahluk halus di sekitar manusia bisa adalah mahluk halus yang tinggal di rumah kediaman manusia dan sekitarnya atau di tempat-tempat lain yang dikunjungi / dilewati oleh manusia. 
Jika mengetahui keberadaannya, yang perlu dicermati adalah mengenai sifat perwatakan dari sosok halusnya, apakah berwatak baik atau jelek, apakah dari golongan putih atau hitam, dan perlu diketahui efek atau pengaruh dari keberadaannya, apakah ada yang memberi efek membahayakan / merugikan. Mengenai hal ini Penulis sudah menuliskannya dalam banyak halaman bertema dunia gaib dan mahluk halus.

  - Transfer Ilmu / Khodam.
Dalam menerima suatu ilmu gaib / ilmu khodam dari orang lain atau dari seorang guru, selain diberikan amalan ilmunya seringkali juga diturunkan khodam ilmunya, walaupun seringkali si penerima ilmu tersebut tidak menyadari adanya pemberian khodam gaib tersebut. Dalam hal ini perlu dicermati apakah khodamnya itu berasal dari golongan putih ataukah dari golongan hitam, karena tidak banyak orang yang bisa membedakan jenis perwatakan mahluk halusnya, dan apa saja persyaratan sesaji yang diminta oleh khodam tersebut.
Kadangkala ada juga orang yang mengalami kesulitan menjelang kematiannya, kecuali ilmu dan khodamnya sudah dipindahkan kepada orang lain. Dalam kasus ini seringkali terjadi khodamnya itu adalah dari golongan hitam, sehingga akan mempersulit kematian seseorang, kecuali ada orang lain yang mau menerima khodamnya itu. 
Kadangkala ada orang dekat atau anggota keluarga / anak / cucu yang bersedia menerima pemindahan ilmunya itu dengan maksud menolong. Namun seringkali yang dipindahkan hanyalah khodamnya saja, bukan ilmunya, hanya sempat memindahkan khodamnya saja, tidak sempat menurunkan ilmunya beserta tata caranya, sehingga pengetahuan dan pemanfaatan ilmunya tersebut akan terbatas. Bila pemindahan khodam atau ilmu itu terjadi, maka kasus kesulitan menjelang kematian akan dialami juga oleh orang itu. Dalam hal ini, tindakan untuk menangkalnya adalah mengupayakan pembersihan diri, supaya khodam gaib itu bisa dikeluarkan dari tubuhnya.
Bagi yang sudah memiliki benda-benda gaib, khodam pendamping atau ketempatan khodam leluhur, penjelasan lengkapnya dan beberapa panduan untuk mengoptimalkan fungsinya tertulis dalam tulisan :
- Khodam

  - Pelet, guna-guna, teluh dan santet
adalah perbuatan gaib atau perbuatan yang disengaja oleh seseorang melalui perantaraan mahluk halusdengan tujuan mempengaruhi / menguasai tubuh atau pikiran seseorang, menyerang, menyakiti, atau bahkan membunuh seseorang. Dalam perbuatan ini bisa mahluk halus itu tinggal bersama si manusia korbannya untuk tujuan menguasainya, bisa juga hanya energinya saja yang membuat si manusia sakit / terpengaruh. 

  - Kesambet.
Kesambet adalah sakit atau musibah yang disebabkan oleh perbuatan mahluk halus yang marah atas perbuatan atau keberadaan seseorang di suatu tempat tertentu.
Dalam kejadian ini bisa mahluk halus itu tinggal bersama si manusia korbannya, bisa juga hanya energinya saja yang membuat si manusia sakit. 

  - Ketempelan.
Ketempelan mahluk halus adalah kejadian adanya mahluk halus, sendiri atau sekelompok mahluk halus, yang mengikut / berdiam di tubuh manusia. Keberadaan mahluk halus tersebut tidak bermaksud menyerang atau menyakiti, dan juga tidak bermaksud mendampingi, hanya mengikut saja dengan cara menempel di tubuh manusia. Mahluk halus yang menempel di tubuh manusia itu ada yang bersifat permanen jangka panjang, ada juga yang bersifat sementara saja.
Masing-masing jenis mahluk halus yang menempel di tubuh manusia itu keberadaannya akan memberikan pengaruh sendiri-sendiri terhadap si manusia. 
Bila yang menempel itu adalah jenis kuntilanak, walaupun energinya tergolong sebagai berenergi positif, tetapi manusia yang ketempelan kuntilanak seringkali tidak tahan dengan keberadaan energi mereka di tubuhnya dan akan merasakan sakit pegal-pegal atau pusing ringan.
Bila yang menempel itu adalah jenis gondoruwo, karena mereka tergolong sebagai berenergi negatif, maka biasanya manusia yang ketempelan gondoruwo akan merasakan sakit berat atau pusing berat dan akan semakin parah sakitnya  (berbeda dengan ketempelan kuntilanak yang hanya sakit pegal-pegal atau pusing ringan).
Misalnya ada gondoruwo yang berdiam di bagian perut manusia, biasanya manusia tersebut akan merasa sakit sekali perutnya, sakit maag, mulas, mencret, buang-buang air, dsb, yang kalau dibiarkan akan menjadi semakin parah sakitnya dan dapat mengakibatkan kematian. Bila si gondoruwo berdiam di bagian kepala, dapat menyebabkan rasa pusing atau sakit kepala berat, pandangan berputar-putar / vertigo, kehilangan keseimbangan berdiri dan mudah jatuh tersungkur. Bila gondoruwo itu berdiam di bagian kaki, dapat menyebabkan manusia merasakan sakit sekali di kakinya sampai sulit berjalan.
Menempelnya jenis kuntilanak di tubuh manusia biasanya awalnya adalah karena adanya aura energi negatif di tubuh manusia. Jika manusia karena bekerjanya sering mengalami kelelahan di bagian kaki, punggung, pundak, atau kepala, atau sering mengalami urat kaku, atau jika manusia sering mengalami sakit perut, mulas, mencret, pusing, dsb, atau jika manusia seringkali berpikiran negatif, maka bagian-bagian tubuh itu akan mengeluarkan aura energi negatif. Keberadaan aura energi negatif inilah yang kerap mengundang datangnya jenis kuntilanak untuk menempel di tubuh manusia dan berdiam di bagian tubuh yang beraura energi negatif itu. Keberadaan menempelnya kuntilanak itu akan menambah rasa sakitnya.
Jika kondisi aura negatif di tubuh seseorang sangat banyak, kondisi ini akan mengundang jenis gondoruwo untuk bersemayam di bagian aura negatif tersebut. Keberadaan gondoruwo itu akan sangat memperparah kondisi sakit si manusia.
Dari keterangan di atas kita menjadi tahu bahwa yang mengundang datangnya jenis-jenis kuntilanak dan gondoruwo untuk menempel di tubuh manusia seringkali adalah karena adanya aura energi negatif di tubuh manusia, yang merupakan tempat yang nyaman untuk tempat tinggal kuntilanak dan gondoruwo. Dengan demikian kita memahami pentingnya menjaga kondisi kesehatan tubuh, membersihkan aura-aura energi negatif dan menjaga supaya selalu berpikiran positif.
Keberadaan kuntilanak dan gondoruwo di tubuh manusia dan pengaruh energinya dapat diusir dan dinetralkan dengan mandi guyuran rendaman daun kelor. Tetapi bila sakit yang sudah terlanjur diderita akibat keberadaan gondoruwo berpengaruh merusak saraf manusia, maka harus juga dipulihkan dengan cara dipijat / diurut saraf-sarafnya atau dengan pijat refleksi.
Bila yang menempel itu adalah jenis kuntilanak atau gondoruwo, biasanya mereka hanya akan menempati bagian tertentu tubuh manusia, misalnya bagian perut atau punggung saja, pundak atau kepala saja.
Bila yang menempel itu adalah dari jenis bangsa jin, biasanya mereka akan menempati seluruh tubuh manusia, memposisikan tubuhnya sama dengan tubuh si manusia, dan menyelaraskan energinya dengan energi si manusia, ada juga yang memposisikan dirinya di belakang tubuh si manusia seolah-olah si manusia mempunyai khodam pendamping. Keberadaan jin itu dapat menambah kekuatan tubuh manusia.
Bila yang menempel itu adalah dari golongan bangsa jin, biasanya keberadaannya tidak menyebabkan manusia sakit. Walaupun begitu, bila si manusia kondisi tubuhnya sensitif, atau secara kegaiban masih lemah, dapat juga merasa penat / pegal-pegal di tubuhnya atau penat di kepalanya.
Bila yang menempel itu adalah jenis jin yang pembawaannya halus / kalem, biasanya keberadaannya tidak dirasakan oleh manusia tersebut. Bila yang menempel itu adalah jenis jin yang berwatak keras, biasanya keberadaannya menyebabkan manusia tersebut merasa tubuhnya kuat, padat berisi dan memiliki pukulan yang kuat dan bisa mematikan (seperti memiliki khodam untuk kekuatan). 
Bila yang menempel itu adalah dari golongan bangsa jin, biasanya keberadaannya juga membantu si manusia, sehingga doa-doa dan keinginannya atau ucapan-ucapannya menjadi terwujud. Bila itu terjadi, maka si manusia 'harus' memberikan 'sesuatu' sebagai upahnya karena mereka sudah 'bekerja'.  Bila tidak diberikan, maka si manusia akan mendapatkan beberapa 'teguran' darinya, yang bentuknya bisa berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, atau pertengkaran keluarga. Tetapi tuntutan bayaran upah yang tidak diterima oleh bangsa jin golongan hitam, akibatnya bagi manusia lebih berat dan menyakitkan, karena selain berupa naas dan kesialan, juga dapat berupa sakit / penyakit berat sampai kematian pada anggota keluarga yang lain. 
Bila jin yang menempel itu berasal dari golongan putih, biasanya tidak akan menyulitkan proses kematian seseorang, tetapi bila jin itu berasal dari golongan hitam, pasti akan menyulitkan proses kematian seseorang.
Teguran dan hukuman yang diterima manusia dari mahluk halus golongan hitam biasanya lebih berat dan menyakitkan dibandingkan yang diterima manusia dari golongan putih. Selain yang berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, pertengkaran keluarga, kecelakaan atau kematian, pancaran energi negatif mereka, selain mengganggu secara psikologis, juga bisa menyebabkan sel-sel tubuh manusia yang positif berubah menjadi bersifat negatif dan yang sudah menjadi negatif akan memakan yang positif dan merubahnya menjadi negatif  (mengakibatkan penyakit kanker / tumor, kanker otak, kanker rahim, kista rahim, kerusakan ginjal, liver, dsb).  Bila jin tersebut adalah khodam pendamping seseorang, hukuman itu seringkali tidak ditujukan kepada manusia tersebut, tetapi kepada orang-orang terdekatnya, kepada anggota keluarganya yang lain, bisa orang tua, istri / suami, anak-anak dan anak di dalam kandungan. Dan keberadaan jin dari golongan hitam itu pasti akan menyulitkan proses kematian seseorang. 

  - Pendampingan.
Pendampingan oleh mahluk halus adalah kejadian adanya sesosok mahluk halus yang datang dan mengikut kepada seseorang dengan cara mendampingi (memposisikan diri di samping kanan, kiri, depan, atau belakang tubuhnya). Kebanyakan mahluk halus tersebut berasal dari bangsa jin.
Asal-usul mahluk halus tersebut bisa berasal dari khodam leluhur, atau mahluk halus lain yang datang yang seringkali tertarik dan mengikut kepada seseorang yang tekun bersamadi, wirid, atau zikir. 
Biasanya keberadaannya tidak ada interaksi langsung dengan pikiran / kesadaran si manusia, sehingga seringkali keberadaannya tidak disadari. Walaupun sehari-harinya tidak terasa, tetapi mungkin ada saat-saat tertentu si manusia merasa ada kekuatan lain yang bersamanya, atau ada kekuatan lain yang membantu atau memperingan pekerjaannya, atau ada sesuatu yang menyebabkan seseorang merasa jalan hidupnya ringan dan penuh keberuntungan.
Biasanya keberadaan mahluk halus tersebut tidak menyebabkan si manusia sakit, karena sebelumnya mahluk halus tersebut sudah menyelaraskan energinya dengan si manusia. Walaupun begitu, bila manusia tersebut kondisi tubuhnya sensitif, atau secara kegaiban masih lemah, dapat juga merasa pegal-pegal di tubuhnya.
Biasanya keberadaannya berfungsi sebagai khodam ilmu, atau bersifat membantu si manusia, mewujudkan keinginan-keinginan dan doa-doa si manusia, sehingga keinginan-keinginannya menjadi terwujud. 
Khusus untuk sosok gaib pendamping, jika anda memilikinya, atau ada orang lain yang melihatnya begitu, atau anda memiliki benda-benda berkhodam, sebaiknya anda berhati-hati pada sifat karakter kepribadian sosok gaibnya, terutama terhadap perwatakannya apakah dari golongan putih ataukah hitam, terhadap jenis energinya apakah berenergi negatif yang akan memunculkan resiko sakit-penyakit, dan terhadap sifat hawa aura sosok gaib yang fungsinya untuk kesaktian, perlindungan gaib, kekuasaan dan wibawa, yang biasanya sosok gaib itu akan memancarkan suatu hawa aura sesuai karakternya masing-masing. Jika karakternya teduh dan netral, mungkin tidak apa-apa. Tetapi jika karakternya pemarah, panas, atau berlebihan wibawanya, akan dapat memberikan efek negatif terhadap hubungan sosial dan kerejekian anda. Pengaruh karakter mereka yang seperti itu akan membuat anda terlihat sombong, sok berwibawa, dan keberadaan anda dapat menciptakan suasana tidak nyaman di dalam pergaulan dan hubungan sosial dan dapat berpengaruh negatif juga terhadap jalan kerejekian anda.


  - Ketindihan, Kerasukan dan Ketempatan Mahluk Halus.
Fenomena ketindihan mahluk halus adalah proses awal sesosok mahluk halus berusaha menyatukandirinya dengan seorang manusia untuk tujuan bersemayam di dalam tubuhnya. Kejadian ketindihan yang berhasil terjadi akhirnya menjadikan manusia tersebut  kerasukan  atau  ketempatan  mahluk halus. 
Ketindihan mahluk halus prosesnya bisa cepat, bisa juga lambat, dan apa yang dialami seseorang dalam proses ketindihan itu tidak selalu persis sama dengan yang dialami oleh orang lain.
Proses ketindihan yang umumnya disadari dan diketahui orang adalah yang ketika seseorang tersadar dan terbangun dari tidurnya, orang itu merasakan tangannya, kakinya atau seluruh badannya terasa berat tak dapat digerakkan dan juga terasa ada yang menghalangi / memberatkan pikiran / kesadarannya. Biasanya ketika itu terjadi orang tersebut sadar dan terbangun dari tidurnya, sehingga proses penyatuan si mahluk halus dengan si manusia itu gagal terjadi. Bila orang itu berhasil sadar dan mahluk halus itu kemudian membatalkan penyatuannya, maka orang tersebut akan kembali pulih seperti sediakala.
Kejadian tangan, kaki dan badan yang terasa berat di atas adalah kejadian yang asli berasal dari interaksi mahluk halus, bukan yang karena lemas atau kesemutan karena dalam tidurnya tangannya tertekuk atau ketindihan badannya.
Mengenai kasus ketindihan mahluk halus ini sebaiknya kita mencermati betul artinya dan mengenali fenomenanya, karena sebagian besar kejadiannya berakibat negatif dan fatal dan telah benar-benar "merusak" kehidupan si manusia yang mengalaminya. Kalau kita merasakan adanya kejadian ketindihantersebut sebaiknya sedapat mungkin kita sadar dan bangun / pergi dari tempat tersebut, jangan diam saja.
Beberapa akibat dari ketindihan yang  berhasil terjadi, yaitu berhasil bersemayamnya sesosok halus tertentu di dalam tubuh manusia, contohnya adalah fenomena seseorang yang  kerasukan danketempatan mahluk halus seperti dituliskan di bawah ini.
Kejadian ketindihan yang akhirnya menjadikan manusia kerasukan atau ketempatan mahluk halus yang diketahui oleh Penulis adalah sbb : 
1. Kerasukan Mahluk Halus.
Salah satu akibat dari kejadian ketindihan adalah apa yang disebut kerasukan (kesurupan) mahluk halus.
Kerasukan mahluk halus adalah kejadian adanya mahluk halus yang bukan hanya mengikut kepada seseorang dan bersemayam di dalam tubuhnya, tetapi juga menguasai tubuh dan pikirannya, sehingga kesadaran dan kepribadian orang tersebut hilang, digantikan dengan kesadaran dan kepribadian mahluk halus tersebut. 
Dalam proses kerasukan mahluk halus, proses ketindihannya biasanya cepat, hanya beberapa detik saja. Dalam proses awal kejadian itu biasanya seseorang merasakan rasa berat dan panas / dingin di bagian kepala atau belakang lehernya, tetapi ada juga sosok halus yang langsung "masuk" menyatu dengan tubuh manusia tanpa si manusia dapat menolaknya. Sesudah itu orang tersebut akan kehilangan kesadarannya dan akan melakukan perbuatan-perbuatan diluar kesadarannya, karena mahluk halus itu mengambil alih tubuh dan pikirannya.
Dalam kasus kerasukan ini biasanya fenomena kejadiannya tidak lama, hanya sementara saja, tetapi harus juga diwaspadai, karena ada kejadiannya yang mengakibatkan orang yang mengalaminya menemui kematian, misalnya orangnya dibawa masuk ke dalam sungai / laut / sumur.
Kemungkinan penyebabnya :
Mungkin ada sesosok mahluk halus yang ingin memberitahukan secara langsung sesuatu hal yang dianggapnya penting kepada manusia.
Mungkin ada sesosok mahluk halus yang kelakuannya jelek, sengaja merasuk kepada manusia untuk menunjukkan kekuasaannya atas manusia di tempat kediamannya, atau merasuki manusia untuk meminta sesaji, atau memang sengaja menjadikan tubuh si manusia sebagai "rumahnya".
Mungkin ada sesosok mahluk halus yang sengaja merasuk kepada manusia karena diperintah oleh seseorang atau diperintah oleh mahluk halus lain yang lebih berkuasa darinya. Ini sering terjadi dalam penggunaan ilmu gaib yang disengaja oleh seseorang dan dalam kasus kesurupan masal.
Karena itu jika ada kejadian kesurupan di dekat anda, atau di suatu tempat angker, wingit atau mistis anda merasakan sesuatu yang tidak wajar, merasakan rasa berat dan panas / dingin di bagian kepala atau belakang leher, atau merasakan ada mahluk halus yang menempel / mengikuti di belakang anda, sebaiknya anda terus bergerak, jangan diam saja, dan secepatnya pergi dari tempat itu, jangan sampai kejadian kerasukan di atas terjadi pada diri anda.

2. Ketempatan Mahluk Halus.

Selain fenomena yang disebut kerasukan di atas, akibat lain dari kejadian ketindihan adalah apa yang disebut ketempatan mahluk halus. 
Ketempatan mahluk halus adalah kejadian adanya sesosok mahluk halus yang mengikut kepada seorang manusia dengan cara masuk dan bersemayam di dalam tubuhnya untuk jangka waktu panjang. Asal-usul mahluk halus tersebut bisa berasal dari khodam leluhur si manusia, bisa juga mahluk halus lain yang datang kepada manusia. 
Fenomena ini disebut ketempatan mahluk halus karena tujuan keberadaan mahluk halus itu adalah untuk menempatkan dirinya bersemayam di dalam tubuh seorang manusia untuk jangka panjang, menjadikan tubuh seseorang sebagai rumahnya. 
Sebagian dari cerita dan fenomena khodam pendamping, kerasukan dan ketempatan mahluk halus sudah menjadi cerita yang umum di masyarakat. Tetapi hanya sedikit saja fenomena ketempatan mahluk halus ini yang orang mampu mendeteksi dan mengerti permasalahannya, sebagian besar fenomenanya tidak ada yang mampu mendeteksi, apalagi menanggulanginya, berbeda sekali dengan kejadian ketempelan atau pendampingan mahluk halus dalam bentuk khodam ilmu atau khodam pendamping yang mudah dideteksi / dilihat oleh seseorang sekalipun baru bisa sedikit melihat gaib.
Yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah bahwa fenomena ketempatan mahluk halus ini sebagian besar kejadiannya adalah bersifat kegaiban tingkat tinggi dan kebanyakan berasal dari perbuatan mahluk halus yang berkesaktian tinggi dan berdimensi tinggi, sehingga bila ada kejadian ketempatan mahluk halus ini terjadi pada seseorang, maka kebanyakan orang, walaupun bisa melihat gaib dan penglihatan gaibnya tajam, termasuk mereka yang sudah bertahun-tahun berpraktek sebagai paranormal / spiritualis supranatural dan yang sudah bertahun-tahun berpraktek sebagai pengusir mahluk halus, tidak mampu mendeteksi terjadinya, tidak mengetahui kesejatian dari kasus ketempatan mahluk halus, tidak mengetahui akar permasalahannya, sehingga juga tidak dapat menangkal / menanggulanginya, seringkali malah melakukan cara penanganan yang salah.
Malah ada orang yang bisa melihat gaib mengatakan bahwa orang yang ketempatan tersebut mempunyai khodam penjaga (harimau, dsb). Dalam kasus ini orang tersebut sudah tertipu, tidak mengetahui sejatinya fenomena orang yang ketempatan mahluk halus. Karena itu sekalipun seseorang bisa melihat gaib, belum tentu orang tersebut bisa mengetahui kesejatian dari apa yang dilihatnya. Karena itu sebaiknya kita tidak menjadikan ucapan seseorang sebagai kebenaran mutlak, walaupun dia bisa melihat gaib, cukuplah dijadikan masukan bahwa memang ada "sesuatu" yang gaib.
Mengenai kasus ketempatan mahluk halus ini sebaiknya kita mencermati betul artinya dan mengenali fenomenanya, karena sebagian besar kejadian ketempatan mahluk halus ini berakibat negatif dan fatal dan telah benar-benar "merusak" kehidupan si manusia yang mengalaminya. Sebaiknya kita mencermati fenomena kejadiannya, jangan sampai kita tidak tahu bahwa kejadian itu ternyata terjadi juga pada diri kita atau anggota keluarga kita. Fenomena ini sudah banyak terjadi di masyarakat. Penulis juga sudah mendapati fenomena ini terjadi pada beberapa orang pembaca situs ini dan anggota keluarganya dari email yang mereka kirimkan kepada Penulis.
Ada 2 macam ketempatan mahluk halus :
1. Mahluk halus tersebut hanya menempati bagian tertentu saja dari tubuh si manusia. 
2. Mahluk halus tersebut memposisikan diri sama dengan tubuh orangnya dan kekuatannya mengisi kekuatan tubuh orangnya.
Masing-masing posisi mahluk halus yang menempati tubuh manusia dan masing-masing jenis mahluk halusnya mempunyai sifat dan akibat sendiri-sendiri terhadap manusia yang mengalaminya.


Beberapa fenomena ketindihan yang menyebabkan manusia ketempatan mahluk halus yang diketahui oleh Penulis adalah sbb :

1. Bila dalam proses ketindihan itu yang mendekati si manusia adalah mahluk halus dari jenis yang berwatak tidak baik , dan yang selain dari jenis sukma manusia (arwah), biasanya proses kejadiannya adalah seperti kejadian ketindihan yang diceritakan di atas, yang biasanya terjadi pada saat seseorang sedang tidur, yang menyebabkan orang tersebut merasakan tubuhnya terasa berat tak dapat digerakkan.

Proses ketindihannya biasanya memakan waktu sekitar 10 - 15 menit, kemudian ada proses penyesuaian energi si mahluk halus dengan energi si manusia antara 1 sampai 6 jam. Bila proses ketindihan itu berhasil terjadi, maka si manusia akan kehilangan kesadarannya, atau bisa sadar tetapi tidak sadar sepenuhnya, dan biasanya kemudian akan mengalami demam panas (bisa sampai 3 hari) yang terjadi dalam rangka penyesuaian antara energi si manusia dengan energi si mahluk halus.

Bila proses ketindihan itu berhasil terjadi, dan seseorang bisa kembali sadar,  maka pada hari-hari selanjutnya orang itu akan banyak mendapatkan dorongan untuk melakukan perbuatan-perbuatan ganjil yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan, mendapatkan dorongan untuk melakukan perbuatan-perbuatan aneh dan yang tidak pantas dilakukan oleh manusia yang normal, terutama terjadi pada waktu-waktu dan hari tertentu.

Beberapa perbuatan / perilaku ganjil yang dimaksud di atas misalnya menjadikan seseorang mudah marah, suka menyerang atau menyakiti orang lain, suka berbicara / tertawa sendirian, suka menyendiri di tempat sepi atau berdiam di atas pohon (suka memanjat pohon dan berlama-lama di atas pohon), suka memakan hewan hidup atau daging mentah atau perilaku lain yang tidak wajar, sehingga kemudian orang itu dikatakan mengalami gangguan jiwa.

Bila proses ketindihan itu berhasil terjadi, dan seseorang tidak bisa sepenuhnya kembali sadar, maka kejadiannya akan mirip seperti orang yang kerasukan mahluk halus. Orang itu akan kehilangan kesadarannya dan akan melakukan perbuatan-perbuatan atau perilaku yang tidak wajar, atau kadang sadar, kadang tidak, dan oleh orang lain akan disebut "gila" atau disebut mengalami sakit jiwa.
Dalam kejadian-kejadian ketindihan di atas mahluk halus yang menjadi penyebabnya biasanya adalah bangsa jin yang sosoknya hitam besar dan berbulu di seluruh tubuhnya, mirip gondoruwo, tetapi itu adalah bangsa jin, bukan gondoruwo.

Oleh Penulis sosok jin hitam besar tersebut tidak dikategorikan sebagai golongan putih atau hitam, tetapi dikategorikan sebagai jenis mahluk halus yang harus diwaspadai, karena mereka tidak mempunyai sikap berpikir dan perwatakan seperti manusia, intelijensinya rendah, perilakunya seperti orang utan atau gondoruwo, lebih banyak bertindak berdasarkan insting dan perasaannya daripada pikirannya. 
Umumnya jenis mahluk tersebut membutuhkan sesuatu sebagai tempat tinggalnya, bisa di pohon, di rumah seseorang, batu kali, patung, batu cincin, atau di tempat-tempat lain yang bahkan mahluk halus lain tidak mau tinggal di dalamnya. Ada juga yang merasa cocok untuk masuk dan tinggal di dalam tubuh manusia yang proses awalnya adalah apa yang biasa disebut ketindihan yang akhirmya menjadikan si manusia mengalami gangguan jiwa.
Sosok halus hitam besar itu adalah dari jenis bangsa jin yang dalam kategori Penulis termasuk mahluk halus yang kelasnya rendah dan daya pikirnya rendah. Sosok itu sendiri sebenarnya tidak bermaksud mengganggu, tetapi kelas berpikirnya rendah, sehingga tidak bisa membedakan mana tempat yang layak dan mana yang tidak untuk menjadi tempat tinggalnya. Tetapi ada beberapa (sedikit) dari mereka yang kelihatannya tidak berbahaya, tidak berenergi negatif, dan tidak suka masuk ke dalam tubuh manusia, sehingga bisa disamakan dengan yang golongan putih. 

Ketindihan yang berasal dari sesosok mahluk halus yang berwatak tidak baik memang akan cenderung mengambil alih tubuh dan kesadaran manusia. Karena itu jika kita sadar sedang mengalami ketindihan seperti kejadian yang dituliskan di atas, sedapat mungkin kita berusaha sadar dan melepaskan diri dari proses ketindihan itu.

Dari banyaknya cerita fenomena ketindihan yang banyak dialami orang, yang mungkin para pembaca sendiri pernah juga mengalaminya, kita menjadi tahu bahwa ada banyak sekali mahluk halus di sekitar kita yang dapat memberi pengaruh negatif kepada kita, yang dapat membahayakan / merugikan kehidupan kita, dan tidak ada salahnya kalau kita bijaksana untuk mengerti mengenai kegaiban dan tidak mempertentangkannya dengan agama, karena semua ini benar terjadi, walaupun tidak semuanya tertulis di dalam kitab suci agama.


2. Bila dalam proses ketindihan itu yang mendekati si manusia adalah mahluk halus dari jenis yang berwatak baik, biasanya proses kejadiannya tidak persis seperti kejadian di atas, walaupun juga terjadi pada saat seseorang sedang tidur. Proses ketindihannya biasanya hanya memakan waktu antara 5 - 15 menit.

Dalam kejadian ini biasanya proses ketindihannya sangat halus dan tidak menyebabkan seseorang merasa tubuhnya berat tak dapat digerakkan. Biasanya sosok halus itu masuk melalui telapak tangan atau telapak kakinya, dan si manusia bisa merasakannya sebagai adanya energi yang terasa panas / dingin yang masuk melalui tangan atau kakinya. Biasanya juga dalam kejadian itu sosok halus itu hadir di dalam mimpinya, memberitahukan perihal kedatangannya, dan menampilkan dirinya sebagai sesosok manusia yang bersahabat (tidak menakutkan), tampil sebagai seorang teman dalam perjalanan, atau menunjukkan sikap sebagai sosok pelindung yang menyatukan dirinya dengan si manusia. Selanjutnya kejadiannya adalah sama dengan seseorang yang ketempatan khodam yang bersifat kesaktian.

Kejadian ketindihan jenis ini pelakunya biasanya adalah bangsa jin golongan putih yang sosoknya seperti manusia laki-laki berbadan kekar bertelanjang dada dan berkepala botak. Seringkali sosok halus jenis ini berdiam di dalam tubuh manusia, berfungsi sebagai khodam kekuatan tubuh dan kesaktian.
Jika sosok halus jenis ini berdiam di dalam sebuah benda gaib, maka benda gaib itu akan berfungsi sebagai jimat kekuatan berkelahi, ada juga yang bendanya berpotensi menjadi jimat kebal.
Ketempatan mahluk halus jenis ini biasanya tidak menjadi masalah  sepanjang  watak dan tujuan keberadaan mahluk halus tersebut baik. Biasanya orang yang ketempatan mahluk halus yang berwatak baik menjadi semacam "keberkahan", karena dengan keberadaan mahluk halus tersebut di dalam tubuhnya dapat menyebabkan orang tersebut menjadi sakti dan kuat tubuhnya, atau mahluk tersebut berinteraksi dengan pikirannya, sehingga orang tersebut dapat memiliki kemampuan supranatural tertentu, seperti bisa meramal, bisa melihat gaib, atau bisa menyembuhkan orang sakit, dan memiliki kekuatan / pukulan yang berbahaya. 
Biasanya keberadaan mahluk halus tersebut tidak menyebabkan si manusia sakit, karena sebelumnya  mahluk halus tersebut sudah menyelaraskan energinya dengan si manusia. Walaupun begitu, bila si manusia kondisi tubuhnya sensitif, atau secara kegaiban masih lemah, dapat juga merasa penat / pegal-pegal di tubuhnya atau penat di kepalanya, atau saat pertama mahluk halus tersebut menempati tubuhnya, orang tersebut mengalami sakit demam / panas, biasanya 3 hari.

3. Kejadian ketindihan mahluk halus yang ketiga adalah kejadian ketindihan yang akibatnya sampai menyebabkan seseorang kehilangan jati dirinya sebagai seorang laki-laki atau perempuan, atau bisa menyebabkannya menjadi berkepribadian ganda.

Dalam fenomena ini biasanya sosok halus itu akan tinggal di kepala manusia (di otaknya) dan akan aktif berinteraksi dengan pikirannya. Selebihnya, ceritanya adalah sama seperti cerita di bawah ini, yaitu fenomena ketempatan mahluk halus yang menyebabkan seseorang kehilangan jati dirinya sebagai seorang laki-laki atau perempuan, atau bisa menyebabkannya menjadi berkepribadian ganda. Kejadian-kejadian itu biasanya terjadi sejak si manusia masih kecil. Tetapi kelainan perilaku itu tidak semuanya terjadi karena adanya ketempatan mahluk halus di dalam tubuh manusia, bisa juga terjadi karena adanya kelainan genetik / kejiwaan.

Ketempatan mahluk halus yang berbeda sifat dapat menyebabkan seorang laki-laki berperilaku seperti perempuan (waria) atau seorang perempuan berperilaku seperti laki-laki, dsb.

Seorang laki-laki yang ketempatan mahluk halus sejenis peri biasanya akan berperilaku dan "merasa" dirinya seorang perempuan, dan perilaku mereka halus seperti layaknya seorang perempuan. Dalam kasus ini seringkali laki-laki tersebut merasa dirinya adalah seorang perempuan yang "terjebak" di dalam tubuh seorang laki-laki.

Seorang laki-laki yang ketempatan jenis jin perempuan atau jenis halus perempuan lain biasanya akan berperilaku seperti seorang perempuan, tetapi perilaku mereka tidak halus seperti layaknya seorang perempuan.

Seorang perempuan yang ketempatan mahluk halus sejenis jin laki-laki atau jenis halus laki-laki lain biasanya akan berperilaku seperti seorang laki-laki, suka berpenampilan gagah dan maskulin, ada juga yang menjadi berperilaku kasar melebihi perilaku normal seorang laki-laki.

Sebagian kalangan agamis menyatakan haram terhadap adanya kelainan-kelainan kejiwaan di atas, tetapi seandainya mereka memiliki cukup hikmat kebijaksanaan di dalam dirinya, dan bisa mengetahui akar permasalahan / penyebabnya, seharusnya mereka bersyukur karena mereka sendiri tidak mengalaminya, karena kejadian itu bisa saja terjadi pada semua orang, termasuk kepada dirinya sendiri, anggota keluarga dan anak-cucunya. Kejadian itu bisa terjadi pada semua orang walaupun hidupnya sangat agamis dan beriman. Ini adalah salah satu fenomena kehidupan yang benar-benar terjadi tetapi tidak tertulis di dalam kitab suci agama.


4. Kejadian ketindihan mahluk halus yang keempat adalah kejadian ketindihan yang bersifat ekstrim, yang sampai menyebabkan seseorang "mati suri".

Proses mati suri ini bisa berlangsung selama beberapa jam, bisa juga sampai beberapa hari. Selama mati suri itu biasanya si manusia mengalami halusinasi sedemikian rupa sampai orang tersebut  "merasa" benar-benar berada di alam roh, merasa menjadi roh dari orang yang sudah pernah meninggal, atau merasa bisa / pernah merogoh sukma dan masuk ke alam gaib, bahkan ada yang diberikan halusinasi seolah-olah rohnya masuk dan berjalan-jalan di alam gaib yang kondisinya sama seperti alam gaib yang diceritakan dalam kisah agama, tetapi sebenarnya itu adalah penglihatan gaib fiktif yang diberikan oleh sosok halus yang bersamanya yang ingin supaya si manusia melihatnya dan supaya si manusia nantinya merasa pernah benar-benar meninggal.

Walaupun sesudah kejadian mati suri itu si manusia merasa "pernah" meninggal (mati suri), atau pernah merasakan pengalaman rohnya berjalan-jalan di alam gaib, tetapi sebenarnya dalam kejadian itu sukma manusia tersebut tidak benar-benar keluar lepas dari tubuhnya seperti sukma orang yang benar sudah meninggal, yang benar adalah sosok halusnya "menindih" sukma orang tersebut sehingga seolah-olah sukma orang itu tidak menyatu lagi dengan tubuhnya dan keluar lepas masuk ke alam gaib, dan tubuhnya pun "lepas kontak" dengan sukmanya, sehingga kemudian energi kehidupan di dalam tubuhnya menghilang, menjadi sama seperti orang yang benar-benar sudah meninggal.

Biasanya sosok halus itu akan menempati posisi di dalam kepala si manusia (di otaknya) dan pada hari-hari selanjutnya akan aktif berinteraksi dengan pikiran si manusia, memberikan ide / ilham yang mengalir di dalam pikiran si manusia dan memberikan penglihatan-penglihatan gaib, sehingga manusia tersebut kemudian "merasa" dapat melihat gaib, atau bahkan merasa bisa merogoh sukma. Biasanya jenis mahluk halusnya adalah yang kadar kekuatan gaibnya rendah, sehingga biasanya tidak dapat memberikan perlindungan gaib kepada si manusia, hanya bisa memberikan bisikan dan penglihatan gaib, sehingga si manusia akan "merasa" bisa melihat gaib, walaupun kadang-kadang kegaiban yang dilihatnya (termasuk merasa punya pengalaman merogoh sukma)  bukanlah yang sesungguhnya terjadi (fiktif). Dalam hal ini kemampuannya melihat gaib sama dengan kemampuan melihat gaib dengan bantuan khodam, yang seringkali penglihatan gaibnya fiktif.

Selain yang bersifat kejadian sehari-hari, kejadian ketempatan mahluk halus ini juga banyak terjadi pada orang-orang yang menjalani laku tapa pati geni dan tapa pendem, yang sesudah menjalani lakunya orang tersebut menjadi lebih peka rasa dan bahkan merasa bisa melihat gaib, walaupun seringkali penglihatan gaibnya itu bukanlah yang sesungguhnya terjadi (fiktif).


5. Kejadian ketindihan mahluk halus yang terakhir yang diketahui oleh Penulis adalah kejadian ketindihan yang berasal dari adanya sesosok halus sukma manusia (arwah) yang masuk bersemayam di dalam tubuh seorang manusia yang masih hidup. Dalam kejadian ini biasanya proses ketindihannya berlangsung sangat cepat, hanya sekejap saja dan bisa terjadi kapan saja, baik ketika seseorang sedang tidur maupun ketika seseorang sedang sadar.

Sosok-sosok halus yang sudah disebutkan sebelumnya di atas yang masuk merasuk ke dalam tubuh manusia adalah dari jenis bangsa jin atau jenis mahluk halus lain. Di bawah ini adalah contoh fenomena sosok-sosok halus dari jenis sukma manusia (arwah) yang masuk merasuk ke dalam tubuh manusia yang masih hidup.

Sukma manusia yang seringkali masuk merasuk dan bersemayam di tubuh manusia biasanya adalah sukma dari orang-orang yang dulu memiliki suatu keilmuan gaib / kesaktian, sebagiannya dulu hidup sebagai tokoh-tokoh sakti dunia kejahatan dan berilmu tinggi. Mereka biasanya berwatak keras dan menonjolkan kesaktian dan kegagahan, cenderung menonjolkan kesombongan dan mengandalkan kesaktiannya untuk memaksakan kehendaknya.

Sebenarnya mereka mengerti bahwa tidak sepantasnya mereka masuk dan tinggal bersemayam di dalam tubuh manusia yang masih hidup, tetapi jeleknya wataknya menyebabkan mereka tidak peduli mana tempat yang pantas untuk ditinggali dan mana yang tidak.

Dan bisa dipastikan bahwa mereka bukanlah sukma leluhur si manusia, kecuali sukma leluhur yang berwatak jelek, karena sukma leluhur yang berwatak baik biasanya akan menempatkan dirinya sebagai sosok pendamping dan pelindung, bukannya masuk merasuk dan bersemayam di dalam tubuh manusia keturunannya.
Fenomena ketempatan mahluk halus jenis ini sebagian besar kejadiannya adalah bersifat kegaiban tingkat tinggi dan berasal dari perbuatan sukma manusia yang berkesaktian tinggi dan berdimensi tinggi, dan kasus jenis ini telah banyak membuat orang tertipu dan melakukan penanganan yang salah.
Fenomena tentang adanya sesosok halus sukma manusia yang bersemayam di dalam tubuh seorang manusia banyak yang mirip dengan fenomena ketempatan mahluk halus lain yang berwatak tidak baik. Sebagian fenomenanya juga mirip dengan seseorang yang memiliki khodam pendamping atau adanya sosok halus yang mengikuti / menyertainya. Diperlukan kecermatan dan ketelitian yang tinggi untuk bisa membedakannya. Beberapa fenomenanya diceritakan di bawah ini.


Jika sosok sukma manusia itu berkekuatan gaib rendah, biasanya ia akan masuk bersemayam di kepala manusia, tetapi jika kekuatannya lebih tinggi, biasanya ia akan bersemayam di dalam badan manusia.

Jika sesosok sukma manusia masuk bersemayam di bagian kepala seseorang, maka fenomenanya akan mirip dengan fenomena pada nomor 3 dan 4 di atas, yaitu yang dapat menyebabkan si manusia merasa bisa melihat gaib, atau merasa bisa merogoh sukma masuk ke alam gaib, atau menjadikan seseorang kehilangan jati dirinya sebagai seorang laki-laki atau perempuan. Fenomena ini juga ada yang sampai menyebabkan seseorang menjadi berperilaku sebagai orang yang berkepribadian ganda.
Jika sesosok sukma / arwah masuk bersemayam di dalam badan seseorang, ada yang karena kecerdikannya dia akan menarik mahluk halus lain di bawah kekuatannya untuk menutupi dirinya (supaya keberadaannya tidak diketahui). Mahluk halus lain itu akan ditempatkannya persis di posisi orang tersebut berdiri sehingga menutupi keberadaan sukma tersebut. Ada juga mahluk halus lain yang sengaja dipasangnya di sekelilingnya, di depan, samping kiri-kanan dan di belakang tubuh si manusia, sehingga akan terlihat seolah-olah si manusia itu memiliki banyak khodam pendamping penjaga di sekelilingnya.
Sehari-harinya si manusia akan merasakan adanya ide-ide atau bisikan gaib / ilham dan kadang juga menerima penglihatan gaib yang berasal dari sosok halus di dalam tubuhnya. Biasanya si manusia akan merasa mempunyai kepekaan batin, bisa mengerti hal-hal gaib. Tetapi seringkali semua bisikan gaib itu palsu dan bersifat menyesatkan, walaupun halus tidak terasa. Kadangkala ia juga akan merasakan adanya dorongan emosi / amarah yang tidak jelas penyebabnya dan seringkali juga akan lupa diri dan mengamuk. Kebanyakan manusia yang mengalami ketempatan sesosok sukma manusia akan merasa sok kuat dan berkuasa, sehingga menjadi mudah marah dan mudah mengamuk.
Pada beberapa kasus manusia yang ketempatan sesosok mahluk halus di dalam tubuhnya, ada mahluk halus lain yang kemudian datang kepadanya untuk mengusir sosok halus yang berdiam di dalam tubuhnya. Dalam kejadian ini biasanya sosok halus di dalam tubuhnya itu akan memberikan penglihatan gaib atau mimpi seolah-olah dirinya sedang diserang oleh sosok-sosok lain.
Jika sosok-sosok halus yang datang itu kalah, biasanya mereka akan pergi. Tetapi jika sosok halus itu datang karena dimintai bantuannya oleh pihak lain, atau oleh sosok leluhur orang tersebut, untuk mengusir sosok halus di dalam tubuh orang tersebut, sekalipun ia kalah, biasanya ia akan tetap berada di samping orang tersebut, menjadi sosok halus penjaga, untuk terus berusaha mengeluarkan sosok halus dari dalam tubuh orang tersebut, atau untuk meminimalisir pengaruh negatif keberadaannya. 
Kadangkala pada waktu-waktu tertentu, hari-hari tertentu, orang itu berperilaku aneh, atau melakukan perbuatan-perbuatan ganjil. Bahkan ada yang seperti orang kesurupan, yang berperilaku tidak sesuai kondisi sadarnya, misalnya berperilaku seperti ibu-ibu, atau nenek-nenek, padahal dia seorang laki-laki, atau berperilaku seperti kakek-kakek, padahal ia seorang perempuan, bahkan ada juga yang berperilaku seperti macan atau ular. 
Ketika dibawa ke orang pinter atau paranormal, dengan dasar keilmuannya paranormal itu mengatakan bahwa orang itu mempunyai sosok halus pendamping / penjaga yang sosoknya seperti ibu-ibu, nenek-nenek, kakek-kakek, macan, ular, atau sosok hitam tinggi besar. Seringkali dikatakan bahwa sosok halus penjaga itu adalah khodam leluhurnya. Bila ada orang yang menghina, menyakiti atau menyalahi orang itu biasanya akan mengalami kejadian buruk, akan celaka, ketulah, oleh balasan dari sosok penjaga itu. Orangnya sendiri biasanya menyadari bahwa ada suatu kekuatan besar yang membantunya memberikan hukuman kepada orang-orang yang telah menyakitinya dan kata-katanya manjur terjadi. Oleh banyak orang kekuatan itu dianggap sebagai kesaktian gaib orang tersebut, bahkan ada yang menyebutnya sebagai Sabda Panditaning Ratu.
Biasanya sosok halus penjaga itu akan dikatakan, walaupun sakti, tetapi berwatak jelek, sehingga terhadap sosok halus itu harus dilakukan pembersihan gaib, harus disingkirkan. Namun berbagai macam penanganan gaib yang dilakukan seringkali tidak berhasil, malah bisa memperparah keadaan.
Dari beberapa kejadian yang ditemui oleh Penulis, akhirnya diketahui bahwa sebenarnya sumber masalahnya bukanlah karena keberadaan sosok halus penjaga tersebut. Sumber masalahnya adalah karena adanya sesosok sukma manusia jahat di dalam tubuh orang tersebut, sedangkan sosok halus penjaga itu sebagian besar sebenarnya justru berusaha untuk menolong manusia itu, untuk mengeluarkan sosok halus sukma / arwah itu dari dalam tubuh si manusia. 
Setiap kali sosok halus sukma manusia itu akan menguasai pikiran dan kesadaran si manusia, saat itu juga sosok penjaga itu masuk ke dalam tubuh si manusia untuk menghalanginya, karena kalau sampai benar terjadi sukma manusia itu berhasil menguasai kesadaran si manusia, maka sama saja sosok sukma manusia itu terlahir baru, hidup kembali dengan memakai tubuh si manusia, sedangkan sukma asli si manusia akan menjadi terkunci terpenjara di dalam tubuhnya sendiri dan kesadarannya digantikan oleh kesadaran sosok sukma tersebut, sehingga akan sulit sekali manusia itu dapat kembali normal. 
Setiap kali sosok halus sukma manusia itu akan menguasai pikiran dan kesadaran si manusia, saat itu juga sosok penjaga itu masuk ke dalam tubuh si manusia untuk menghalanginya. Tetapi setiap kali sosok penjaga itu masuk ke dalam tubuh si manusia, menguasai kesadaran si manusia supaya tidak dikuasai oleh si sukma manusia di dalam tubuhnya, setiap kali itu juga manusia itu seperti kesurupan, berperilaku aneh seperti ibu-ibu, nenek-nenek, kakek-kakek, macan atau ular,  perilaku yang identik dengan sosok halus penjaganya. Dan bila pada saat itu sosok penjaga itu bertarung / berkelahi dengan sosok halus sukma manusia itu, maka orangnya bukan hanya akan kesurupan, tetapi juga akan terlihat marah dan mengamuk.
Sosok halus penjaga itu bisa adalah khodam gaib yang dikirimkan oleh roh leluhur si manusia untuk menolongnya, bisa juga adalah mahluk halus lain yang datang untuk menolong si manusia. Tetapi karena kejadian kesurupan dan kejadian-kejadian buruk lain identik dengan sosok penjaga itu, maka seringkali yang dianggap menjadi penyebab masalahnya adalah si sosok penjaga itu, dan dianggap terhadapnya harus dilakukan pembersihan gaib. 
Tetapi seringkali usaha pembersihan gaib itu tidak berhasil, malah semakin memperparah keadaan, karena seharusnya yang dibersihkan adalah sosok halus sukma manusia yang bersemayam di dalam tubuh si manusia, bukan sosok halus si penjaga. Dan kalau si pelaku pembersihan gaib tidak mampu mengusir keberadaan si penjaga, maka ia juga tidak akan mampu mengusir keberadaan sosok sukma manusia yang masuk bersemayam di dalam tubuh si manusia, karena sosok sukma itu biasanya kesaktian gaibnya lebih tinggi daripada si penjaga, yang sosok sukma itu keberadaannya oleh si pelaku pembersihan gaib terdeteksi saja tidak.
Dalam banyak kejadian sosok halus sukma manusia yang masuk bersemayam di dalam tubuh seseorang lebih tinggi kesaktiannya daripada sosok halus penjaga si manusia. Dengan demikian sosok penjaga itu tidak mampu mengusir dan mengeluarkan sukma manusia jahat tersebut. Yang dapat dilakukannya hanyalah mendampingi untuk menjaga si manusia dan secepat mungkin masuk ke dalam tubuh si manusia untuk menghalangi ketika sosok sukma tersebut akan menguasai pikiran dan kesadaran si manusia, sehingga kejadian si manusia kesurupan dan mengamuk itu akan terus terjadi, hanya waktu kejadiannya saja yang tidak tentu.
Tetapi dari beberapa kasus serupa, ada juga kejadian bahwa sosok halus yang berada di luar tubuh si manusia, yang posisi dan perbuatannya mirip dengan sosok halus penjaga di atas, ternyata adalah sosok halus lain yang ingin merebut tempat, ingin juga masuk ke tubuh orang yang ketempatan mahluk halus tersebut. Dalam hal ini adanya kejadian kesurupan, orangnya mengamuk, dan penglihatan gaib dan mimpi bahwa orangnya sedang diserang oleh pihak lain, adalah kejadian sosok sukma di dalam tubuh si manusia sedang berkelahi untuk mempertahankan posisinya supaya tidak direbut oleh sosok halus yang lain.
Sebagian cerita dan fenomena ketempatan mahluk halus sudah menjadi cerita di masyarakat. Tetapi yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah bahwa fenomena ketempatan mahluk halus jenis sukma ini sebagian besar kejadiannya adalah bersifat kegaiban tingkat tinggi, berdimensi tinggi, dan berasal dari perbuatan sukma manusia yang berkesaktian tinggi.  Banyak orang, termasuk mereka yang sudah bertahun-tahun menjadi paranormal / spiritualis supranatural dan yang sudah bertahun-tahun berpraktek sebagai pengusir mahluk halus (pembersihan gaib) tidak mampu mendeteksi terjadinya, tidak mengetahui kesejatian dari kasus ketempatan mahluk halus jenis ini, tidak mengetahui akar permasalahannya, dan tidak dapat menangkal / menanggulanginya. Malahan banyak orang yang tertipu dan melakukan cara penanganan yang salah.

Jika seseorang mengalami di dalam tubuhnya ketempatan sesosok mahluk halus, di satu sisi keberadaan mahluk halus itu bersifat tidak baik / negatif baginya, tetapi di sisi lain juga ada kebaikannya, yaitu sosok halus itu bisa menjadi khodam kekuatan baginya. Jika si manusia sedang mengalami diserang, maka ia akan mendapatkan bantuan kekuatan gaib dari mahluk halus itu, yang bahkan bisa menjadikannya tahan pukul, karena sosok halus di dalam tubuhnya itu akan ikut melawan, karena sosok itu juga merasa dirinya diserang. Dalam kasus ini sosok halus itu berfungsi sama seperti khodam kekuatan bagi orang tersebut.
Tetapi untuk kebaikannya sendiri Penulis menganjurkan untuk mengusir keberadaan sosok halus itu. Jika sosok halus itu adalah sesosok bangsa jin hitam tinggi besar berbulu lebat, untuk mengusirnya gunakan saja cara yang mudah dengan mandi menggunakan campuran minyak jafaron merah. Tatacaranya sudah dituliskan dalam judul Pembersihan Gaib 2. Tetapi minyak jafaron itu tidak berpengaruh terhadap jenis mahluk halus golongan putih dan jenis sukma manusia, jika ada sosok halus dari jenis itu yang masuk merasuk ke dalam tubuh manusia.
Gangguan gaib yang asalnya dari jenis sukma (arwah) yang bersemayam di dalam tubuh manusia yang masih hidup adalah jenis gangguan gaib yang paling sulit ditangkal. Yang bersemayam di kepala biasanya kekuatannya rendah, kalau lebih kuat biasanya akan bersemayam di dalam tubuh / badan.
Sosok sukma manusia tersebut biasanya energinya halus sekali sehingga sulit dideteksi dan sulit dirasakan keberadaannya, dan penampakannya juga halus sekali sehingga sulit dilihat keberadaannya, ditambah lagi ada banyak sukma manusia pelakunya yang berkesaktian tinggi yang kesaktiannya bisa sampai ribuan kali lipat kesaktiannya ibu ratu kidul, dan untuk mengusirnya hanya dapat dilakukan dengan menggunakan kekuatan gaib (tenaga dalam, kekuatan kebatinan / spiritual, atau khodam) yang lebih tinggi.
Bersemayamnya sesosok sukma manusia di dalam tubuh atau kepala seseorang sulit sekali untuk diketahui, termasuk oleh orang-orang yang tajam penglihatan gaibnya dan yang sudah bertahun-tahun berpraktek sebagai paranormal dan spiritualis supranatural, karena selain sukma tersebut halus sekali energi dan penampakannya, menyamarkan keberadaan dirinya dengan suatu energi (ilmu halimunan), juga keberadaannya ada yang tertutupi oleh mahluk-mahluk halus lain yang sengaja ditariknya untuk menutupi dirinya. Hanya orang-orang yang sangat tinggi tingkat kepekaan / ketajaman batin dan spiritual saja yang mampu mendeteksinya. Tapi sekarang dari pola perilaku dan fenomena yang sudah diceritakan di atas kita dapat berwaspada terhadap kemungkinan adanya keberadaan sukma jahat tersebut di dalam tubuh seseorang, atau di dalam tubuh kita sendiri atau anggota keluarga kita.
Semua mahluk halus, selain yang dari jenis sukma manusia, fisiknya adalah berupa energi sehingga bisa dihalangi atau ditangkal dengan pagaran energi yang lebih kuat. 
Sifat-sifat energi mahluk halus itu akan mengikuti perwatakannya. Jadi sifat energi dari mahluk halus golongan putih akan berbeda dengan yang dari golongan hitam. Dengan kepekaan rasa orang akan bisa membedakan kehadiran sesosok halus dari rasa energinya apakah sosok halus itu dari golongan putih ataukah dari golongan hitam. Dan dengan kepekaan rasa juga orang akan bisa membedakan energi sesosok gaib apakah bersifat positif ataukah negatif.
Karena sifat fisiknya berupa energi, maka pergerakan mahluk halus golongan hitam dan yang berenergi negatif akan bisa dihalangi atau ditangkal selain dengan pagaran energi yang lebih kuat juga dengan pagaran gaib yang energinya positif yang berlawanan sifatnya dengan energi sosok gaib yang negatif / hitam. Karena itu jika kita membuat pagaran energi, usahakan selain membuat dindingnya keras, ada energi penolakannya, juga dibuat dalamnya padat dengan energi positif, sehingga jika ada sesosok halus golongan hitam yang mampu menembus dinding pagaran gaibnya, diharapkan dia tidak akan mampu terus masuk ke dalamnya, karena padatnya energi positif di dalam pagaran gaib yang sifatnya berlawanan dengan sifat energinya. Seandainya pun kekuatan gaib sosok halus itu terlalu tinggi sehingga mampu menembus pagarannya, diharapkan dia tidak akan betah berlama-lama di dalamnya sehubungan dengan ketidak-nyamanan energi yang berlawanan sifat dengan energinya.
Tetapi jenis sukma manusia tidak murni bersifat energi, tetapi bersifat roh, yaitu roh / sukma (arwah) manusia. Sulit untuk membuat pagaran energi untuk menahan jenis sukma manusia, karena kalau pagaran energi untuk itu dibuat, berarti juga akan dapat menahan roh manusia yang masih hidup  (roh pancer dan sedulur papat). Untuk upaya menolak masuknya / serangan dari jenis sukma manusia, maka diusahakan supaya energi pagaran gaib itu juga berisi energi penolakan yang kuat, tetapi disugestikan bahwa energi penolakan itu tidak berpengaruh negatif terhadap sukma manusia yang masih hidup.
Pagaran gaib untuk melawan jenis sukma manusia memang sulit dibuat, selain karena tingkat kekuatan gaib mereka bervariasi, ada yang rendah, ada juga yang tinggi sekali, juga karena mereka bisa dengan akalnya beradaptasi dengan bentuk pagaran gaibnya untuk menerobosnya.
Jika untuk menangkal jenis sukma manusia itu digunakan pagaran gaib, maka pagaran gaibnya harus dibuat dengan berisi energi penolakan yang kuat dari dalam pusat pagarannya, tapi harus sedapat mungkin dibuat sejuk dan tidak berenergi tajam, supaya tidak mengganggu kesehatan dan hubungan sosial / pergaulan.
Pagaran energi bersifat pasif, diam saja, tidak seperti roh atau mahluk halus yang bisa bergerak bertindak sendiri. Jadi untuk penjagaan gaib terhadap sukma manusia itu haruslah dengan sesuatu yang bisa bertindak sendiri ketika sukma tersebut datang, misalnya penjagaan gaib dengan khodam jimat / pusaka atau khodam pendamping atau roh sedulur papat kita sendiri kalau sudah kuat.
Dan untuk mengusir sukma manusia tersebut bukan dengan cara membuat pagaran energi, tetapi harus dengan langsung menghantamkan energi yang lebih kuat kepada sosok sukma tersebut, bisa berupa energi dari diri sendiri atau energi dari penggunaan khodam / benda gaib. Penulis ada menuliskan dalam judul  Pembersihan Gaib 4  untuk belajar menurunkan energi yang besar untuk keperluan itu.
Ini adalah salah satu jenis kegaiban tingkat tinggi yang jarang sekali manusia dapat mendeteksi dan mengetahuinya, apalagi menangkalnya. Sulit untuk manusia, walaupun berilmu tinggi sekalipun, untuk bisa mendeteksi, menangkal atau mengusir keberadaan sukma manusia jahat tersebut, apalagi sukma jahat tersebut menyamarkan keberadaannya dan kesaktian gaibnya juga ada yang sampai puluhan ribu kali lipat kesaktiannya Ibu Ratu Kidul, dan keberadaannya hanya dapat diusir dengan kekuatan gaib yang lebih tinggi saja.
Walaupun begitu selayaknya si manusia sendiri yang harus selalu sadar dan dapat menahan diri dari segala macam pengaruh dan dorongan untuk bisa selalu sadar, eling, untuk tidak terpengaruh, untuk tidak berbuat jahat, untuk tetap menjaga keluhuran budi dan pekerti, apapun agamanya, sehingga walaupun di dalam dirinya atau di sekitarnya ada mahluk-mahluk jahat pengganggu dan penyesat, ia tetap harus dapat mengendalikan dirinya sendiri untuk tidak terbawa pengaruhnya.

Bagi anda yang sedang mengupayakan kesembuhan sakit-penyakit atau mengupayakan pembersihan gaib bagi yang mengalami gangguan mahluk halus, situs-situs mistis seperti ditulis dalam halaman berjudul  Tempat-tempat Mistis  baik untuk dikunjungi untuk tujuan ritual berdoa, karena aura positif tempat-tempat tersebut akan menjauhkan mahluk halus yang beraura dan bertendensi negatif. Jika anda datang kesana untuk kesembuhan dan pembersihan gaib, cukup anda berdoa tulus sesuai keperluannya. Tempat-tempat tersebut tidak mengharuskan anda membawa sesaji, karena tempat-tempat tersebut bukanlah tempat berhala / ngalap berkah. Tapi kalau anda ingin memberikan suatu sesaji sebagai bentuk penghormatan, itu tidak apa-apa, itu baik secara spiritual.


  Kesadaran Berwaspada Untuk Pembersihan Gaib
Berikut ini adalah contoh kasus nyata pengaruh keberadaan mahluk gaib terhadap seseorang.
Ada seorang teman yang rajin beribadah dan dikenal juga mampu melihat gaib, mempunyai beberapa khodam pendamping dan sering dimintai bantuannya oleh orang lain. Tetapi setiap kali sesudah menolong orang, rumah tangganya selalu ribut, bertengkar, sampai-sampai piring, gelas dan perabotan rumah lainnya beterbangan dan pecah berserakan dimana-mana sampai keluar rumah. 
Ternyata tanpa disadarinya, ada sesosok khodam pendampingnya yang berwujud harimau marah, karena setiap selesai "bekerja" tidak pernah diberi "makan" , yaitu kembang telon, telor ayam mentah dan kelapa muda. Dalam kemarahannya itu dia memancarkan hawa aura panas yang menyebabkan rumah tangga orang itu menjadi "panas" dan ribut bertengkar.
Ada juga seorang teman yang sejak mudanya gemar mengejar ilmu-ilmu kanuragan dan kesaktian, dan kerap merasa "panas" bila mendengar cerita adanya orang lain yang juga mempunyai ilmu-ilmu kesaktian. Namun di sisi lain, rejekinya sejak muda sampai sudah ber-rumah tangga pun tidak pernah membaik dan selalu saja ada hal-hal yang membuat usaha dan kelangsungan pekerjaannya terputus hingga harus sering berpindah kerja.
Dalam kasus ini dia tidak bisa membedakan khodam-khodam yang bersamanya, karena ada khodam-khodam itu yang bersifat menonjolkan kekuasaan dan kesaktian, sehingga mengganggu urusan kerejekiannya.
Ada juga seorang perempuan yang mengalami sakit di kemaluannya dan mengeluarkan cairan yang berbau busuk dan menjijikkan. Sudah dicobanya berobat kemana-mana, ke dokter dan rumah sakit maupun kepadaorang-orang pinter, tetapi sakitnya itu tidak juga sembuh. Sekalipun sempat membaik, tetapi keesokan harinya kembali sakit dan semakin bertambah parah.
Ternyata perempuan itu mengalami serangan teluh / guna-guna karena persaingan cinta. Ada sesosok kuntilanak yang selalu menyertainya, yang membuatnya sakit, dan lawannya itu berkali-kali melakukan serangannya, sehingga perempuan itu tidak sembuh-sembuh. Perempuan itu bisa sembuh setelah melakukan pembersihan gaib dan mendapatkan pagaran gaib yang kuat, sehingga serangan gaib lawannya tidak dapat menembusnya.
Ada seseorang yang awalnya karena keperluan kerohanian pribadinya, kemudian datang dan berguru kepada seorang spiritualis. Di tempat itu dia didaftar sebagai anggota dan melakukan ritual penerimaan anggota di pantai selatan jawa sebelum mendapatkan "bimbingan kerohanian". Selain itu dia juga menyanggupi perjanjian untuk selalu datang setiap setahun sekali ke tempat orang itu untuk mendapatkan "bimbingan kerohanian" dan untuk menyerahkan sejumlah uang "ibadah" kepadanya. 
Begitulah kemudian yang terjadi. Setiap tahun orang itu selalu datang ke tempat spiritualisnya itu untuk mendapatkan "bimbingan kerohanian" dengan membawa sejumlah besar uang untuknya. Seandainya dia lupa datang, akan ada suatu tarikan kuat dalam hatinya untuk datang ke tempat spiritualis itu. Sekalipun istri dan teman-temannya sudah berusaha melarangnya, tetapi dia tidak peduli.
Hingga suatu saat kesadarannya menyadarkannya bahwa ada sesuatu yang tidak "beres" pada dirinya. Kemudian bersama seorang temannya dia bertemu kami. Kebetulan temannya itu juga mampu melihat gaib, sehingga juga bisa memberi kesaksian bahwa ada sesosok gaib yang mendampingi orang itu dan yang mempengaruhinya untuk selalu kembali mendatangi spiritualisnya. Setelah dijelaskan segala sesuatunya, maka orang itu menjadi semakin sadar pada "ketidak-beresan" dirinya. 
Ada kasus lain dimana ada seseorang yang dahulu pernah mengalami kejayaan duniawi, tetapi kemudian kehidupannya menjadi memburuk dan terpuruk. Di dalam kesusahan hatinya orang itu selalu berdoa dengan khusyuk kepada Tuhan. Hingga suatu hari dirasakannya ada suatu kegaiban pada dirinya, sehingga kemudian kehidupannya berangsur-angsur membaik kembali dan jaya seperti dulu lagi.
Awalnya orang itu bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan telah mengabulkan doa-doanya. Tetapi semakin lama dirasakannya ada tarikan kuat dari dirinya untuk berperilaku semakin menyimpang dari keimanan. Beberapa "orang pinter" mengatakan bahwa ada sesosok gaib di atas kepalanya, yang "bertahta" di atas dirinya, yang selalu mewujudkan doa-doa dan keinginannya, tetapi di sisi lain sosok halus itu juga mempengaruhinya untuk berperilaku tidak baik. Tetapi sosok gaib itu sangat kuat, sehingga orang-orang pinter itu tidak mampu menolongnya. 
Pada kasus yang sama di atas, yang terjadi pada orang lain lagi, ternyata ada sesosok gaib bangsa jin golongan hitam di belakangnya yang selalu mewujudkan doa-doa dan keinginannya. Dalam hal ini sosok gaib itu telah memberikan semacam jasa "pesugihan" kepada orang itu, sehingga keinginan-keinginan duniawinya menjadi terwujud. Beberapa "orang pinter" mengatakan bahwa sosok gaib tersebut adalah khodam yang baik dan selalu membantunya, apalagi doanya adalah bernuansa agama. Itu dikatakan karena mereka tidak bisa membedakan mana sosok gaib yang dari golongan putih dan mana yang dari golongan hitam. Kelanjutannya bagaimana, kami belum mengetahuinya.
Kasus lain lagi, ada seorang anak perempuan di Jawa Tengah yang ketempatan mahluk halus yang sangat kuat. Secara umum perilaku anak itu tidak berbeda dari anak-anak yang lain. Tetapi ada saat-saat tertentu anak itu berperilaku aneh. Kadang-kadang anak itu datang ke rumah tetangganya untuk meminta sesuatu, seperti meminta makan, meminta cabai atau buah-buahan, dsb. Jika orang yang didatanginya tidak memberikannya, maka selalu ada nasib jelek yang menimpa orang tersebut. 
Beberapa orang pinter mengatakan bahwa pada tubuh anak itu bersemayam satu sosok halus yang wataknya jahat dan sering disebut sebagai "belis". Tetapi tidak ada orang yang mampu melakukan tindakan pembersihan karena sosok halus itu sangat tinggi kekuatannya. Di kemudian hari tidak ada lagi orang yang berani menolak keinginan anak itu dan tidak ada yang berani bersikap mencemooh atau sinis kepada anak itu, takut akan mengalami tulah nasib jelek dan celaka.
Ada juga seseorang yang mengalami sakit gatal-gatal di seluruh tubuhnya (budukan). Dokter-dokter dan pengobatan alternatif tidak dapat menyembuhkannya. Tetapi orang itu dapat sembuh dari penyakitnya itu setelah mandi dengan rendaman daun kelor, karena ternyata ada sesosok gondoruwo yang selalu mengikutinya dan pancaran energinya membuatnya sakit gatal-gatal.
Ada seorang anak yang tubuhnya lemah dan sering sekali sakit-sakitan. Sudah sering dibawa berobat ke dokter, tetapi kondisinya tetap saja mudah sakit-sakitan. Setelah dicermati, ternyata kelemahan tubuh anak itu bukanlah murni bersifat medis, ada satu sosok gondoruwo yang tinggal di balik tembok kamar anak itu yang pancaran energinya menyebabkan anak itu menjadi lemah sakit-sakitan.
Ada juga satu keluarga bapak dan anak yang selalu merasakan sakit nyeri dan pegal-pegal di tubuhnya. Ternyata kemudian diketahui bahwa sakitnya itu bukanlah sakit biasa, seringkali ada satu atau kadang-kadang sekelompok kuntilanak menempel di tubuh mereka.
Ini adalah beberapa contoh kasus yang tidak meng-enak-kan mengenai pengaruh keberadaan sosok halus bersama manusia dan contoh adanya mahluk halus yang dimanfaatkan untuk tujuan yang tidak baik. Tetapi diluar itu masih ada banyak contoh lain yang umum dijumpai di masyarakat, termasuk contoh-contoh kejadian ketempelan, diteluh, disantet, dipelet, ketempatan dan ketindihan mahluk halus seperti sudah dituliskan di atas, yang ternyata juga terjadi dan dialami oleh beberapa orang pembaca situs ini, dan mungkin masih ada banyak pengaruh lain keberadaan mahluk halus yang keberadaannya tidak diketahui oleh manusia (termasuk oleh kami).

Fenomena-fenomena keberadaan suatu mahluk halus seperti ditulis di atas sebenarnya sering sekali terjadi, termasuk pada masyarakat yang sudah berperadaban modern dan yang hidup agamis. Tetapi kehidupan modern dan kehidupan agamis itu telah menjauhkan manusia dari pengetahuan yang benar tentang kegaiban alam dan kegaiban hidup, supaya tidak dibilang klenik atau musyrik, tetapi digantikan dengan dogma dan doktrin, yang seringkali keliru, tetapi harus dipatuhi. 
Manusia cenderung untuk tidak berhati-hati, karena manusia meremehkan pengaruh keberadaan mereka, atau menjauhi mereka karena dorongan agama, atau memaksakan rasionalisasi sikap berpikir manusia yang tidak mau menghubung-hubungkan semua kejadian di dunia manusia dengan keberadaan mahluk halus. Manusia menjadi tidak menyadari bahwa ada banyak mahluk halus yang memperhatikan kehidupannya dan kadangkala juga berinteraksi, secara langsung maupun tidak langsung, dengan manusia. Mereka memperhatikan kehidupanmanusia dan mereka juga bisa membaca perasaan dan jalan pikiran manusia. Tetapi ketidak-tahuan itu tidak berlaku untuk manusia yang mau mengerti, mampu mengetahui rahasianya dan bisa menangkal pengaruh negatifnya.

Keberadaan mahluk halus, apapun jenisnya dan golongannya, dapat berpotensi memberikan pengaruh tertentu kepada manusia, entah baik ataupun buruk. Keberadaan mahluk halus itu bisa di luar tubuh manusia, bisa juga bersemayam di dalam tubuh manusia, atau bersama manusia dalam bentuk khodam benda-benda gaib dan khodam ilmu / pendamping. Dalam upaya melakukan pembersihan gaib perlu diteliti lebih dahulu, gaib-gaib mana saja yang akan dibersihkan, apakah semuanya, ataukah hanya gaib-gaib tertentu saja.
Keberadaan sesosok mahluk halus di tubuh manusia kadangkala diawali dengan adanya sakit panas demam tinggi selama beberapa hari, yang jika kondisi tubuhnya lemah bisa sampai menyebabkan si manusia mengalami kejang-kejang, step, dsb. Sakit panas tinggi ini adalah salah satu bentuk tanda pemberitahuan bagi si manusia tentang keberadaan mereka (ini adalah salah satu cara / tata krama mahluk halus untuk memberitahukan perihal keberadaan mereka). Tetapi si manusia sendiri harus melakukan tindakan-tindakan, supaya sakit panas demam tinggi itu tidak berakibat fatal bagi si manusia, jangan sampai kemudian mengakibatkan kerusakan saraf otak atau organ tertentu yang bersifat permanen.
Keberadaan sesosok mahluk gaib bersama manusia seringkali tidak disengaja dan tidak disadari, tetapi ada juga orang yang menghadirkannya dengan sengaja, terutama yang berkaitan dengan keilmuan gaib / khodam. Tetapi disengaja ataupun tidak, manusia tetap harus waspada, terutama pada watak si mahluk halus dan pengaruh / akibat dari keberadaannya.
Resiko lain dari keberadaan sesosok gaib di dalam tubuh manusia, yang jika energinya bersifat negatif atau energinya tidak selaras dengan energi tubuh si manusia, suatu saat akumulasi energi negatif dan ketidak-selarasan energi itu dapat menyebabkan munculnya penyakit tumor / kanker atau kerusakan organ di bagian tubuh dimana sosok halus itu bersemayam.

Jadi terhadap adanya sesosok halus di dalam tubuh manusia, baik berasal dari isian khodam yang disengaja maupun kedatangan yang tidak diundang, sebaiknya kita menerapkan perhatian kehati-hatian yang ekstra.
Jika tujuan dan pengaruh / akibat dari keberadaannya bersifat baik, mungkin manusia dapat merasa lega. Tetapi jika diketahui tujuan dan akibat dari keberadaannya bersifat merugikan, atau menyebabkan manusia menjadi sakit, celaka atau mengalami kemalangan, sebaiknya segera dilakukan tindakan-tindakan pembersihan gaib, termasuk dengan bantuan paranormal jika memang harus. 
Selain itu, watak asli si mahluk halus juga harus diketahui. Jika wataknya baik mungkin si manusia dapat merasa lega, tetapi jika wataknya jelek / jahat, yang termasuk sebagai mahluk bergolongan hitam atau abu-abu, maka sebaiknya diusahakan supaya mahluk halus itu tidak bersama dengan manusia, jangan sampai manusia mengalami kerugian yang lebih besar di kemudian hari.
Bila yang bersama dengan manusia adalah dari golongan bangsa jin, biasanya keberadaannya juga membantu si manusia, sehingga doa-doa dan keinginannya atau ucapan-ucapannya menjadi terwujud. Bila itu terjadi, maka si manusia 'harus' memberikan 'sesuatu' sebagai upahnya karena mereka sudah 'bekerja'.  Bila tidak diberikan, maka si manusia akan mendapatkan beberapa 'teguran' darinya, yang bentuknya bisa berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, atau pertengkaran keluarga. Tetapi tuntutan bayaran upah yang tidak diterima oleh bangsa jin golongan hitam, akibatnya bagi manusia lebih berat dan menyakitkan, karena selain berupa naas dan kesialan, juga dapat berupa sakit / penyakit berat sampai kematian pada anggota keluarga yang lain. 
Teguran dan hukuman yang diterima manusia dari mahluk halus golongan hitam biasanya lebih berat dan menyakitkan dibandingkan yang diterima manusia dari golongan putih. Selain yang berupa sakit-penyakit, naas, kesialan, pertengkaran keluarga, atau kematian, pancaran energi negatif mereka, selain mengganggu secara psikologis, juga bisa menyebabkan sel-sel tubuh manusia yang positif berubah menjadi bersifat negatif dan yang sudah menjadi negatif akan memakan yang positif dan merubahnya menjadi negatif  (mengakibatkan penyakit kanker / tumor, kanker otak, kanker rahim, kista rahim, kerusakan ginjal, liver, dsb).  Bila jin tersebut adalah khodam pendamping seseorang, hukuman itu seringkali tidak ditujukan kepada manusia tersebut, tetapi kepada orang-orang terdekatnya, kepada anggota keluarganya yang lain, bisa orang tua, istri / suami, anak-anak dan anak di dalam kandungan. Dan keberadaan jin dari golongan hitam itu pasti akan menyulitkan proses kematian orang tersebut. Karakteristik mahluk halus dari golongan hitam dapat dibaca di : Penggolongan Mahluk Halus.
Seseorang yang menyadari dirinya ada berkaitan dengan mahluk halus, yang keberadaan mahluk halus tersebut sifatnya baik maupun tidak baik, yang sifatnya membantu maupun yang menyakiti, akan sangat baik kalau dia rajin mandi kembang. Tujuannya selain supaya dirinya sendiri bersih dari aura-aura negatif yang berasal dari dirinya sendiri, mandi kembang itu juga akan dipandang sebagai sesaji oleh para mahluk halus yang bersamanya, sehingga kegaiban khodamnya menjadi lebih kuat terasa, jika itu adalah khodam ilmu, dan supaya mahluk halus yang tujuannya menyerang / menyakiti akan mengurangi atau mau melepaskan serangannya

sumber: https://sites.google.com/site/thomchrists/dunia-gaib-mahluk-halus/pengaruh-gaib-thd-manusia