Penyebab Kanker

1. Sabun cuci atau Deterjen
Tak disangka ternyata Deterjen bisa menyebabkan Kanker hal ini dikarenakan adanya 1,4-dioxane dengan level ancaman 3. Meskipun deterjen bisa menghilangkan noda- noda membandel dibaju, ternyata juga meninggalkan racun kimiawi di tempat yang sama. Seperti apa yang dibuktikan oleh Environmental Working Group, AS pada tahun 2011.
Dalam penelitian tersebut menemukan adanya 1,4-dioxane di dalam sabun cuci. Sebenarnya kandungan ini tidak menyebabkan kanker pada manusia, tapi dapat memicu tumor hati dan sistem pernafasan tikus. Kandungan 1.4-dioxane ini tidak akan tercantum dalam label deterjennya karena ini adalah limbah bukannya komposisi deterjen itu sendiri.
Untuk mengantisipasi ini gunakan pembersih pakaian yang lebih ramah lingkungan. Atau perhatikan label deterjen yang akan sobat gunakan kalau Polyethylene, Polyethylene glycol, PEG, Polyoxyethylene atau komposisi lain yang berakhiran oxynoi dan eth biasanya mengandung dioxane.

2. Pakaian bebas kerutan
Formaldehyde selain bisa membuat pakaian tidak kerut ternyata juga berbahaya karena ada bukti bahwa formaldehyde dapat menyebabkan kanker di hidung dan sistem pernafasan manusia apapun bentuknya. Dan bahkan lebih berbahaya lagi jika sobat menggunakan beberapa barang yang mengandung formaldehyde sekaligus maka dapat menimbulkan resiko yang semakin tinggi. Tak ada kadar paparan yang aman untuk senyawa ini.
Untuk mengantisipasi ini kurangi kontak antara kulit dan pakaian yaitu dengan kembali menggunakan kemeja biasa. Tapi jika masih sering memakai pakaian berbahan bebas kerut pastikan terlebih dahulu untuk menyuci pakain tersebut karena menurut California Environmental Protection Agency hal ini dapat mengurangi emisis formaldehyde hingga 60 persen.

3. Kentang Goreng, Keripik dan Roti Tawar 
Kentang Goreng, Keripik dan Roti Tawar didalamnya terkandung senyawa kimia Acrylamide. Senyawa ini biasanya digunakan untuk mengolah air limbah.
Menurut Timothy Fennell, Ph,D direktur divisi toksikologi RTI International, “Ketika makanan dengan karbohidrat tinggi semacam ini diolah dengan suhu tinggi, asam amino asparagine-nya akan bereaksi dengan gula di dalam makanan dan membentuk acrylamide”.
Ketika tubuh bereaksi terhadap acrylamide maka dapat menyebabkan mutasi DNA yang bisa meningkatkan resiko kanker. Untuk mengantisipasinya pilihlah makan yang dapat diolah dalam waktu singkat dengan suhu yang rendah. Jika terpaksa menggoreng, usahakan jangan sampai terlalu gosong. Selain itu sebelum  digoreng usahakan merendam kentang di dalam air selama dua jam. Menurut para pakar dari UK, cara ini bisa menurunkan penumpukan acrylamide di dalam kentang hingga lebih dari separuhnya.

4. Gelas atau kotak makanan dari Styrofoam
Kita sudah sangat akrab sekali dengan Styrofoam, padahal bahan ini cukup berbahaya bagi tubuh kita. Karena bahan Styrofoam adalah styrene yang bisa memicu munculnya senyawa kimia yang dapat merusak DNA. Menurut David Andrews, Ph.D, dari Environmental Working Group untuk mengantisipasi ini hindari berbagai jenis produk yang dibuat dari Styrene termasuk juga gelas kopi, dan yang terpenting jangan sampai memanaskan makanan di dalam styrofoam atau kotak makanan yang dibuat dari polystyrene containers, terutama makanan yang berlemak yang bisa memicu keluarnya Styrene.
Untuk bisa mengetahui apakah kotak makana dari plastik mengandung polystyrene atau tidak adalah dengan cara mencari angka “6″ dibagian bawah kotak tersebut, Jika ada maka kemungkinan besar kotak makan tersebut mengandung polystyrene.

5. Nasi Merah
Nasi merah dengan merk-merk tertentu ternyata mengandung senyawa kimia arsenik. Biasanya senyawa ini ditemukan pada berbagai senjata untuk perang seperti pistol ataupun senapan laras panjang. Menurut Michael Hansen, Ph.D, peneliti senior dari Consumers Union, AS, Arsenik dapat mengganggu sistem perbaikan DNA tubuh seseorang, jadi ketika sel-selnya rusak dan DNA-nya tidak bisa diperbaiki maka dapat membuatnya rentan mengalami mutasi yang bisa menyebabkan kanker.
Untuk mengantisipasi dianjurkan untuk mencuci dulu beras merah sebelum dimasak. Ketika makan di luar usahakan untuk membatasi mengkonsumi nasi atau makanan berbahan nasi menjadi dua porsi dalam seminggu saja.

6. Rokok Elektrik
Rokok Elektrik ternyata bisa menimbulkan resiko terkena kanker hal ini karena ada sebagian rokok elektrik yang mengandung Nitrosamines. FDA menemukan kalau nitrosamines terkandung dalam produk rokok elektrik tertentu.
Nah, mulai sekarang berhati-hatilah dalam mengkonsumsi atau menggunakan bahan yang disampaikan diatas. Hal ini agar terhindar dari penyakit kanker yang begitu ditakuti oleh banyak orang

7. Membakar Daging dengan Arang
Ketika membakar daging dengan arang terbentuk zat-zat yang diduga menimbulkan kanker, seperti poli-aromatik hidrokarbon. Melalui pengujian pada hewan diketahui, zat tersebut mempercepat pertumbuhan tumor. Tapi penelitian jangka panjang pada manusia belum bisa membuktikan temuan itu. Bisa jadi konsumsi daging, bukan cara memasaknya, yang menjadi penyebab kanker

8. Radiasi Rontgen
Radiasi sinar Röntgen merusak gen manusia. Namun begitu paparan yang disebabkan oleh penyinaran pada pasien biasanya tergolong rendah. Begitu pula halnya dengan Pencitraan resonansi magnetik alias MRI. Sebaliknya tomografi komputer sepatutnya dilakukan cuma ketika benar-benar diperlukan

9. Merokok
Kebiasaan merokok bertanggungjawab atas seperlima penyakit tumor. Rokok adalah salah satu faktor terbesar timbulnya penyakit kanker - kendati bukan satu-satunya.

10. Kegemukan
Kegemukan. Melonjaknya hormon insulin yang mengimbangi pertumbuhan berat badan memperbesar risiko untuk nyaris semua jenis kanker, terutama kanker ginjal, kantung empedu dan esofagus. Perempuan yang menderita kegemukan cendrung memproduksi hormon seks di jaringan lemak, sehingga mudah terserang kanker rahim dan payudara

11. Jarang Bergerak (olahraga)
Orang yang jarang berolahraga lebih mudah terkena penyakit kanker. Penelitian jangka panjang menunjukkan, olahraga mencegah pembentukan sel tumor. Karena aktivitas tubuh menurunkan kadar hormon insulin dan mencegah penimbunan lemak. Tidak perlu olahraga berat, cukup berjalan kaki atau mengayuh sepeda selama beberapa menit sehari sudah bisa membuat perbedaan

12. Alkohol
Alkohol memperbesar risiko kanker, terutama pada bagian mulut, tenggorokan dan esofagus. Yang paling berbahaya adalah kombinasi alkohol dan nikotin karena memperbesar risiko kanker sebanyak seratus kali lipat. Segelas anggur sehari tergolong menyehatkan karena membantu sistem peredaran darah. Lebih dari itu bisa berbahaya

13. Tepung dan gula yang Dimurnikan (di habiskan seratnya)
Tepung putih atau tepung yang sudah dimurnikan merupakan bahan baku yang mudah dijumpai di mana-mana. Namun, sebuah studi yang dimuat di jurnal Cancer Epidemiology menunjukkan bahwa konsumsi karbohidrat yang dimurnikan secara rutin berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara sebanyak 220% pada wanita. Makanan tinggi indeks glikemik (GI) juga dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat sehingga memicu pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker
contoh lainnya: seperti gula putih, tepung jagung, Jus buah

14. Buah Berpestisida
Apel, anggur, dan strawberry bisa menyebabkan kanker karena pestisidanya. Environmental Working Group (EWG) menemukan bahwa 98% hasil panen konvensional terkontaminasi pestisida penyebab kanker. Sebisa mungkin, belilah produk organik atau yang bebas pestisida

15. Salmon Ternak
Salmon sering disebut sebagai salah satu ikan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, menurut Dr. David Carpenter dari University of Albany, Amerika Serikat, salmon ternak merupakan salah satu makanan yang berisiko tinggi memicu kanker. Salmon ini tak hanya mengandung vitamin D lebih sedikit, tapi juga sering tercemar zat kimia karsinogenik, PCB (polychlorinated biphenyl), flame retardant, pestisida, dan antibiotik.

16. Minyak Terhidrogenisasi
 Minyak terhidrogenasi parsial adalah minyak nabati yang telah berubah menjadi bahan kimia, di mana produsen makanan sering menambahkannya ke produk mereka karena dapat membantu makanan bertahan kesegarannya
Minyak terhidrogenasi umum digunakan untuk mengawetkan makanan olahan. Namun, minyak jenis ini mengubah struktur dan fleksibilitas membran sel di seluruh tubuh yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit seperti kanker. Beberapa produsen mulai menghapuskan penggunaan minyak terhidrogenasi dan menggantinya dengan alternatif yang lebih aman seperti minyak sawit. Meski demikian, lemak trans masih digunakan secara luas pada makanan olahan.
Jenis minyak terburuk adalah bahan dalam makanan kemasan, termasuk roti, keripik, kerupuk, maupun permen

Cara Mengobati Diabetes Melitus Secara Alami

Cara mengobati diabetes secara alami dangan sayuran yang sering kita masak atau bisa juga sebagi lalapan dan dengan rempah-rempah yang mungkin sudah ada di kebun dekat rumah

1.  Buncis
Sayur buncis yang rasanya enak ini ternyata bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal karena zat-zat yang terkandung di dalamnya mampu meningkatkan produksi insulin.
Insulin adalah suatu hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh tubuh kita dari organ tubuh yang dinamakan pankreas   yang fungsinya menurunkan kadar gula dalam darah, sebaiknya sering-seringlah mengkonsumsi buncis.

2.  Mengkudu
Khasiat mengkudu  dapat memperbaiki reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik caranya ambil 2 buah mengkudu yang sudah matang lalu parut dan peras dengan kain yang bersih dan minumlah sarinya.

3.  Pare
Pare ini berkhasiat untuk memperbaiki sel beta pankreas caranya 200 g pare lalu kita jus dan minum airnya jangan terlalu sering meminumnya karena kalau terlalu sering minum jus pare bisa menyebabkan diare.

4.  Brotowali
Brotowali berkhasiat menghilangkan rasa sakit dan dapat menurunkan panas caranya ambil 6 cm batang brotowali dan akarnya cuci bersih potong dan rebus dengan air 3 gelas menjadi 2 gelas dan minumlah setelah makan bisa diminum setiap hari kalau masih merasakan sakit dan panasnya belun turun.

5.  Ginseng
Ginseng ini sudah terkenal dapat meningkatkan stamina khasiat lainnya juga bisa menurunkan kadar gula dalam darah.

6.  Kayu manis
Kayu manis selain sebagai bumbu dapur berkhasiat menghambat radikal bebas yang dapat berbahaya bagi ketahanan tubuh usahakan sering menambahkan kayu manis dalam masakan kita sehari-hari.

Penyebab Diabetes Mellitus (Kencing Manis)

Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes:

1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.

4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.

5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.

6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.

7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.

8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.

9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.

10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.

Mengejar Ridha dan Rahmat Allah dengan Hati yang Tulus Tanpa Mengharapkan Pahala

Kita bisa mengujinya dengan satu pertanyaan. Jika pahala & dosa tak ada apakah kamu masih akan tunduk pada aturan Tuhan, masih hidup harmonis dengan semua mahluk, masih melayani sesama? Pertanyaan yang sungguh sederhana bukan, tapi sangat esensil.

Ada 3 golongan besar manusia di Bumi ini.
Pertama adalah orang yang mematuhi aturan Tuhan karena mengejar pahala. Mereka menjalankan ritual, berbuat baik pada sesama demi pahala. Kelompok kedua adalah orang yang mematuhi aturan Tuhan karena takut dengan dosa. Mereka takut dengan kengerian siksa neraka bagi siapa-siapa yang membangkang pada Tuhan. Akhirnya mereka dengan terpaksa mematuhi aturan-aturan Tuhan dan melayani sesama. 

Dari 2 kelompok manusia ini tampak masih ada ego yang tinggi, demi kepentingan sendiri. Ironisnya, di planet ini, meskipun manusia sudah diiming-imingi dengan pahala serta diancam dengan dosa, semakin banyak manusia menyakiti alam, Bumi tempat tinggalnya, manusia lain, bahkan dirinya sendiri. Polusi di tanah, air, udara, juga di tingkat ether dari pikiran dan emosi negatif manusia. Penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, anarki, kompetisi, penipuan, diskriminasi, ketidakpedulian. Bahkan manusia Bumi bersuka ria atas semua itu. Ini sungguh memilukan :-(.


Kelompok ketiga adalah orang-orang yang mematuhi aturan Allah, hidup harmonis, melayani sesama dari hatinya. Semua yang mereka lakukan adalah buah ketulusan, bukan karena pahala & dosa. Mereka melakukannya demi kepentingan bersama. Kelompok terakhir inilah yang disebut dengan manusia yang tulus menyerahkan jiwa dan raganya untuk Allah SWT. Dalam hatinya ada keyakinan bahwa jika mereka melayani sesama, mereka akan dilayani, jika mereka menyakiti, mereka akan disakiti, itu sudah jadi ketetapan Tuhan, prinsip dasar, karma, tak perlu iming-iming pahala atau ancaman dosa.

Dari penjelasan singkat diatas kita bisa menyimpulkan bahwa menjadi Ketulusan Hati untuk Allah berada di level lebih tinggi. Jika pertanyaan yang tadi kita lontarkan pada setiap kelompok manusia di atas, maka kita akan bisa menerka bahwa kelompok orang ketiga, akan bisa menjawab dengan yakin, teguh & lantang bahwa meskipun pahala & dosa tak ada mereka akan senantiasa hidup menaati aturan Tuhan, harmonis dengan seluruh mahluk dan melayani sesama. 

Sodara/iku pertanyaan yang saya paparkan diatas bagus untuk dilontarkan pada diri kita masing-masing, supaya kita tahu seberapa Tuluskah hati kita kepada Allah SWT, biarlah jiwa kita yang menjawabnya. Jika pahala & dosa tak ada, masihkah kita mematuhi aturan Tuhan, hidup harmonis dengan semua mahluk dan hidup untuk melayani sesama?

Kedudukan Manusia di Alam Semesta

Segala puji syukur tak lupa kita panjatkan kehadirat allah swt yang telah memberikan kita nikmat iman islam ihsan sehat wala’fiat dan nikamat lainnya yang tak tehitung tak terhitung banyaknya sebagaimana dalam firmannya yang artinya “ dan jika engkau menghitung nikmatku,tidak akan sanggup meghitungnya “ sholawat serta salam tak lupa kita hanturkan kepada nabi besar Muhammad S.A.W.pembawa cahaya kasih sayang pada semesta alam dan berjuang dengan seluruh jiwa dan raganya sepanjang hayatnya semata mata hanya untuk menegakan panji panji islam dari ufuk barat sampai ufuk timur. hingga agama ini benar benar berdiri tegak menguasai peradaban dunia pada masa keemasannya sebelum pada akhirnya mulai runtuh dengan sendirinya Karena umatnya yang mulai megikiskan etika dan ajaran yang beliau ajarkan.

Sebelum masuk pada pembahasan tentang lebih mulia mana antara manusia dengan malaikat,ada baiknya kita mengetahui siapa itu malaikat?, Malaikat adalah suatu alam yang halus ,mereka memang mempunyai suatu alam yang tersendiri, berdiri dalam bidangnya sendiri, bebas menurut hal-ihwalnya sendiri, tidak dihinggapi oleh sifat yang biasa diterapkan terhadap manusia, misalnya hubungannya dengan kebendaan (materi keduniaan), juga mereka mempunyai kekuasaan dapat menjelma dalam rupa manusia atau lain bentuk yang dapat dicapai oleh rasa dan penglihatan. Hal ini jelas sebagaimana kedatangan Jibril a.s. ke tempat Sayidah Maryam saat ia menjelmakan dirinya dalam bentuk manusia seperti yang disebut dalam Alquran, “Dan ceritakanlah (kisah) Maryam (yang tersebut) dalam Alquran, ketika ia berangkat meninggalkan keluarganya ke suatu tempat yang terletak di sebelah timur. Ia membuat tabir (yang melindunginya) dari mereka. Kemudian Kami (Allah) mengutus Ruh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (sebagai seorang) manusia yang sebenarnya.” (Q.S. Maryam:16-17).

Sedangkan manusia adalah makhluk ciptaan allah swt yang allah ciptakan dengan paling sempurnanya bentuk yang dijelaskan dalam alquran “ Dan sungguh kami ciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna “hanya saja manusia yang diciptakan Dengan hawa nafsu terkadang memang tak kuat dengan hiasan permata dunia hingga menjerumushkan dirinya sendiri di tempat yang paling hina dan akibat perbutannya lalai dalam melaksakan kewajiaban dan melakukan sesuatu yang dilarang allah swt.kecuali para nabi dan rasul yang jelas jelas allah jaga dan ma’sum dari hal yang demikian itu tapi,memang pada hakikatnya adanya alam semesta ini karena adanya manusia yang diciptakan lebih mulia dari makhluk sejagat raya temasuk malaikat,yaitu baginda besar nabi Muhamad S.A.W.yang mendapatkan gelar tak tanggung tanggung dengan gelar RAHMATAN LIL A’LAMIIN.

Lebih mulia manakah antara malaikat dengan manusia ?
Untuk memasuki pembahasan yang lebih spesifik tentang kedudukan malaiakat dengan manusia,terlebih dahulu kita harus mengetahui yang dimaksud manusia disini adalah para nabi dan rasul,tentunya kita membicarakan nabi besar kita ,nabi muhammad saw dan mungkin sedikit dari para waliyullah yang mempunyai derajat ketakwaan yang sangat tinggi di sisi allah swt.,bukan seperti kita,hanya manusia biasa yang tiap hari ada saja perbuatan dosa yang kita lakukan sehingga kita salah membandingkan malaikat yang selalu taat perintah allah dengan diri kita seolah kita lebih mulia dari malaikat.

MANUSIA LEBIH UTAMA DARI MALAIKAT
manusia lebih utama dan lebih mulia dari pada malaikat, sebagaimana yang nyata tentang kelemahan malaikat menjawab berbagai pertanyaan yang dikemukakan oleh Allah swt. kepada mereka mengenai nama-nama benda yang tertentu, sedangkan Adam a.s. dapat memberikan jawabannya dengan tepat dan benar. Jadi Allah Taala telah memuliakan manusia dengan mengaruniakan ilmu pengetahuan yang tidak diberikan kepada malaikat, juga manusia diberi keistimewaan untuk mengenal dan mengetahui bermacam-macam benda dan barang. Selain itu Allah Taala pernah memerintahkan kepada malaikat untuk memberi penghormatan kepada Adam a.s. Hal ini rasanya cukup sebagai bukti bahwa Allah Taala sengaja menunjukkan bahwa memang manusia yang lebih utama dan lebih mulia daripada malaikat sendiri.

Allah swt. berfirman, “Dan Allah mengajarkan kepada Adam akan beberapa nama, kemudian Allah memperlihatkan semuanya (benda-bendanya) kepada malaikat, kemudian Dia berfirman, ‘Beritahukanlah pada-Ku nama-nama semuanya ini, jika kamu semua benar!’ Malaikat berkata, ‘Maha Suci Engkau, kita tidak mengetahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kita, sesungguhnya Engkau adalah Maha Mengetahui lagi Bijaksana.’ Allah berfirman, ‘Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama semuanya itu.’ Setelah Adam memberitahukan semua nama-namanya, Allah lalu berfirman, ‘Bukankah sudah Kukatakan padamu semua bahwa sesungguhnya Aku mengetahui kegaiban-kegaiban di langit dan bumi, juga Aku mengetahui apa yang kamu semua tampakkan dan yang kamu semua sembunyikan.’ Maka di kala itu Kami berfirman kepada malaikat, ‘Berilah penghormatan kepada Adam.’ Kemudian mereka pun menghormat padanya selain iblis. Ia enggan dan menyombongkan diri dan ia termasuk dalam golongan orang-orang yang kafir (tidak beriman).” (Q.S. Al-Baqarah:31-34)

Dari sudut lain, kita dapat mengetahui bahwa ketaatan yang diberikan oleh malaikat adalah suatu hal yang terjadi secara otomatis (dengan sendirinya), mereka meninggalkan kemaksiatan pun tidak perlu dengan menekan jiwa atau diusahakan dengan sesungguh-sungguhnya karena memang diciptakan tanpa hawa nadsu.Jadi tanpa dipaksa pun sudah dapat menghindarkan diri dari kemaksiatan. Oleh sebab itu, mana pun yang dapat dinamakan keutamaan bagi golongan malaikat dalam hal ketaatan dan kebaktian, juga dalam meninggalkan kemaksiatan, sedangkan kedua hal tersebut mereka laksanakan sebagai suatu hal yang sudah semestinya berjalan demikian. Jadi tidak ubahnya dengan berkembang-kempisnya jantung mengalirkan darah dan gerakan kedua paru-paru ketika bernafas. Sedangkan manusia tidak seenak itu dalam beribadah, berbakti serta meninggalkan kemaksiatan dan berbuat dosa. Ia harus berjuang dengan segenap tenaga dan jiwa melawan kehendak hawa nafsu, memerangi ajakan setan, memaksakan diri untuk melakukan ketaatan dan bekerja keras guna menyempurnakan kesucian jiwa meluhurkan ruh dan membersihkan hati, baik ia melakukannya dengan senang hati atau hanya terdorong oleh rasa takut kepada siksaan. Di sinilah letak perbedaan yang jelas, bahwa manusia memang lebih mulia daripada malaikat.

Keterkaitan dengan Kisah harut dan marut
Tahukah kalian dengan cerita malaikat yang diutus ke dunia harut dan marut,awalceritanya, para malaikat mempertanyakan kepada allah tentang keberadaan manusia yang mulai berma’siat kepadadanya seperti yang diriwatkan oleh Abi Hatim dari Assham Bin Rawwad, dari Adam, dari Abi Ja’far, dari Qais Ubaid, dari Ibnu Abbas r.a. berkata Ibnu Abbas: “Semakin lama makin banyak juga manusia anak cucu Adam di permukaan bumi ini. Dan semakin banyak pula kerusakan dam maksiat yg mereka lakukan. Diantaranya mereka kafir terhadap allah.

Melihat fenomena dan kejadian itu para Malaikat dilangit lalu berkata kepada allah:
Ya Tuhanku, alam yg Engkau ciptakan untuk tempat berbakti dan beribadat terhadap Engkau, sudah dijadikan oleh manusia menjadi tempat maksiat (mengingkari) ajaranEngkau, mereka saling membunuh, berzina, berjudi, mencuri dan minum minuman keras, serta memakan harta anak yatim dan mengkafirkan Engkau wahai tuhanku .Kepada para Malaikat diperintahkan oleh Allah untuk memilih dua Malaikat, lalu mereka memilih Malaikat Harut dan Marut, kedua malaikat itu lalu diutus untuk turun kebumi. Kepada kedua Malaikat itu, allah membangkitkan semua hawa nafsu seperti layaknya manusia keturunan Adam dan Hawa. Kepada kedua Malaikat ini diperintahkan oleh agar beribadat dan mematuhi perintahAllah, dan jangan mempersekutukan Tuhan, kepada keduanya, melarang agar jangan saling membunuh, memakan makanan haram, berzina, mencuri dan minum minuman yg memabokkan. Kedua Malaikat itu lalu turun kebumi dan tinggal untuk beberapa lama, menghukum antara yg haq, yaitu dizaman Nabi Idris a.s.

Dikala itu ada seorang wanita yg kecantikannya ditengah wanita wanita sebagai venus (bintang kejora) ditengah segala bintang, kedua Malaikat itu lalu mendatangi wanita itu, mulai merayu untuk menyerahkan kehormatannya. Wanita itu menolak, kecuali keduanya itu mau menganut agama yg dianutnya. Kedua Malaikat itu lalu menanyakan agama apa yg dianut wanita itu, wanita itu lalu mengeluarkan berhala (patung) dan berkata: inilah yg aku sembah. Kedua Malaikat itu menjawab: Kami tidak ada keinginan menyembah patung itu, lalu keduanya pergi dengan sedih. Kemudian kembali keduanya mendatangi wanita itu dengan maksud yg sama, yg juga dijawab dengan jawaban seperti waktu pertama tadi. Sehingga keduanya kembali dengan hampa, dan demikian pula kali yg ketiganya.
Karena keduanya tidak mau menyembah berhala, maka wanita itu menyuruh pilih 1 diantara 3 perkara yaitu:
1. Menyembah berhala.
2. Membunuh
3. minum tuak.

Keduanya berfikir bahwa pertama dan kedua tidak pantas, yg lebih ringan dosanya adalah minum tuak. Lalu kedua Malaikat itu minum tuak, dan baru baru saja keduanya minum tuak itu, keduanya menjadi mabok, lalu melakukan hubungan intim dengan wanita itu. Dan karena keduanya takut bahwa wanita itu akan menceritakana pelanggaran berat kepada orang banyak, lalu kedua Malaikat itu membunuh wanita yg itu. Setelah kedua Malaikat itu sembuh dari maboknya, dan menyadari bahwa keduanya sudah melakukan dosa dosa yg amat berat, begitu kedua Malaikat itu mau naik ke langit, tetapi sudah tidak sanggup, sebab antara langit dan bumi dipasang tutup untuk keduanya.

Melihat kejadian itu, sadarlah seluruh Malaikat yg ada dilangit, bahwa manusia yg tidak kenal alam gaib pantas tidak takut berbuat dosa, sehingga para Malaikat dapat mengerti kalo banyak manusia yg berbuat dosa. Sejak saat itu seluruh Malaikat dilangit, disamping memujiAllah, mereka slalu berdoa agar Allah sudi kiranya mengampuni dosa dosa manusia yg beriman yg tinggal dibumi ini.
Terhadap kedua Malaikat yg dijadikan percobaan itu, Allah memberikan kepada mereka ,pilih menjalani siksa dunia atau siksa akhirat. Lalu keduanya memilih siksa dunia, karena dunia ini tidak kekal. Sedangkan siksa akhirat adalah siksa yg kekal, begitulah kedua malaikat itu disiksa didunia, dan bebas dari siksaan yang akan dihadapinya kelak diakhirat .

Dari ringkasan cerita diatas nyata sekali bagaimana Para malaikat akhiarnya menyadari betapa beratnya para manusia berjuang melawan hawa nafsunya sendiri untuk selalu taat atas perintah perintah yang allah berikan sedang mereka enak saja tidak diberikan hawa nafsu seprti halnya manusia dan akhirnya mengakui kemulaian manusia yang bisaberjuang melawan berbagai macam godaan di dunia yang fana ini, hingga pada akhirnya manusia mempunyai derajat kemuliaan lebih tinggi dari pad malaikat.

Penghormatan kepada nabi nabi untuk semesta alam
Merupakan suatu penghormatan yang amat besar bawasannya nabi memang diciptakan untuk rahmat semesta alam ini terbukti dengan firman allah yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad Saww diutus sebagai “rahmat bagi alam semesta” (QS Al-Anbiya, 21 : 107). Dan Muhammad adalah utusan Allah, mengatakan : “kalimat-kalimat Alquran semacam itu merupakan dasar bagi pemuliaan Muhammad yang jauh melampaui penghormatan yang biasanya diberikan kepada siapapun yang ada dijagad raya ini termasuk malaikat sekalipun dan perlu kita ketahui pula,diciptakannya manusia itu di dunia dengan adanya tanggung jawab dan tantangan yang harus dihadapinya agar semua mahluk di muaka bumi ini taat dan patuh atas perintahnya ,tak adanya pertumpahahan darah dan semua kemaksiatan yang ada dimuka bumi ini.tentu saja ini merupakan sebuah tugas teramat berat,lebih lebih manusia diciptakn dengan hawa nafsu!Tapi apa nyatanya?,seorang baginda nabi besar kita berhasil menjalnkan semua tugas itu dengan sempurna sebelum akhirnya beliau wafat.dan jika lebih memperdalam lagi dengan hadist qudsi yang artinya berbunyi (“Kalau bukan karena engkau muhammad, Kalau bukan karena engkau muhamad tak kan aku ciptakan semesta alam.”)dari hadits qudsi diatas,adanya perulangan kata yang berarti penekanan. benarlah adanya alam ya kerena adanya manusia yang telah allah atur sebelum adanya jagad raya ini.

Berbeda dengan maliakat,mereka diciptakan memang hanya taat dan patuh pada perintahnya tanpa adanya sebuah godaan ataupun tantangan yang akan mereka hadapi ,disinilah terlihat jelas letak kemuliaan manusia dari pada manusia,apalagi ketika ingin diciptakannya manusia untuk menjadi kahlifah di muka bumi para malaikat mempertanyakannya kepada allah dan Para malaikat berpikir bahwa jika Allah ingin mengangkat wakil di bumi, maka wakil tersebut haruslah jauh dari segala macam dosa dan kejahatan, serta sepenuhnya mentaati Allah. Dengan pengetahuan yang mereka miliki tentang alam dan watak-watak manusia, para malaikat merasa heran, mengapa Allah SWT bukannya memberikan kedudukan mulia seperti itu kepada para Malaikat yang selalu berada dalam ibadah dan ketaatan kepada-Nya, tetapi memberikannya kepada manusia.sperti yng dijelaskan yang artinya “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berkata kepada para Malaikat: “Aku akan menciptakan seorang khalifah di bumi”. Para Malaikat berkata: “Apakah Engkau akan menciptakan orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan mengalirkan darah, sementara kami selalu bertasbih dengan memuji serta mengagungkan-Mu. Allah berkata: “Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui”Q.S.Albaqarah 01:30”.

Di dalam ayat-ayat sebelumnya Allah berbicara tentang nikmat-nikmat materi-Nya yang tak terhitung bagi para penghuni bumi. Sedangkan ayat ini menjelaskan posisi dan kedudukan maknawi manusia, yang membuatnya pantas menerima segala nikmat itu. Setelah menciptakan manusia, Allah SWT menyodorkan permasalahan ini kepada para malaikat, yaitu bahwa Adam memiliki kelayakan dan kepantasan sedemikian besar, sehingga Allah telah menetapkannya sebagai khalifah-Nya di bumi.Dalam menjawab pertanyaan para malaikat, Allah SWT berfirman: “Kalian hanya melihat titik kelemahan manusia. Sedangkan kalian tidak mengetahui segi-segi positifnya yang sangat berharga. Akan tetapi Aku mengetahui sesuatu yang kalian tidak mengetahuinya. Jika kalian menganggap bahwa tasbih dan tahmid yang selalu kalian lakukan itu sebagai alasan kelebihan kalian atas manusia dalam mencapai kedudukan sebagai khalifatullah, maka ketahuilah bahwa diantara umat manusia terdapat banyak orang yang lebih unggul dari pada kalian dan memiliki kelayakan untuk menduduki pangkat mulia ini.

Tentu saja perlu ditegaskan bahwa bukan semua manusia memperoleh kedudukan khalifatullah di muka bumi. Allah telah menciptakan manusia “fi ahsani taqwim” dengan sebaik-baik penciptaan, dan telah meniupkan ruh-Nya ke dalam tubuh manusia, maka hendaklah manusia memelihara sebaik-baiknya semua potensi yang telah Allah berikan itu, sehingga mampu berperan sebagai khalifah Allah di muka bumi.Contoh dari orang-orang yang demikian itu, yang telah terpilih sebagai khalifatullah di bumi, ialah para nabi, para Imam, mukminin dan solihin serta para syuhada. Ketika manusia tidak mampu memelihara potensi-potensi Ilahi itu dan merusaknya, jadilah mereka sama seperti hewan bahkan keadaan mereka lebih buruk lagi, sebagaimana ditegaskan di dalam Al-Quran: “Ulaaika kal an’am bal hum adhal” “Mereka itu bagaikan binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi”. Jelas sekali bahwa ditunjuknya manusia sebagai wakil Allah di bumi, sama sekali tidak menunjukkan kelemahan Allah dalam mengatur bumi.

Tetapi menunjukkan kemuliaan dan keutamaan kedudukan manusia yang memperoleh kelayakan untuk mendapatkan kedudukan khalifatullah yang lebih mulia dari semua cipatanya dan perlu kita ketahui pula bahwa sistem penciptaan dan pengaturan alam ini berjalan di atas dasar hukum kausalitas. Artinya, meskipun Allah SWT mampu secara langsung mengatur dan mengelola alam jagat raya ini, namun untuk menjalankan segala urusan Allah menciptakan perantara-perantara dan sebab-sebab, sebagaimana berkenaan dengan para malaikat Allah berfirman: “Dan demi para Malaikat yang mengatur urusan alam”, yang berarti bahwa Allah SWT juga menyerahkan sebagian urusan alam ini kepada para malaikat. Meskipun pengatur yang sebenarnya segala urusan alam ini ialah Allah sendiri sebagaimana yang Dia firmankan:
“Yudabbirul Amr”: Dialah yang mengatur segenap urusan.